Ditingggal Dinas, Rumah Anggota Satpol PP di Sempayang Hangus Terbakar

  • 17 Jun 2026 14:32 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • Rumah milik anggota Satpol PP di Desa Sempayang ludes terbakar saat ditinggal dalam keadaan kosong.
  • Penyebab kebakaran masih diselidiki, sementara kerugian ditaksir mencapai Rp200 juta.

RRI.CO.ID, Malinau - Kebakaran menghanguskan sebuah rumah di RT 003 Desa Sempayang, Kecamatan Malinau Barat, Selasa (16/6/2026) malam. Rumah tersebut diketahui milik Alfantoni Wesli, anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Malinau.

Saat peristiwa terjadi sekitar pukul 20.30 WITA, rumah dalam keadaan kosong. Alfantoni sedang menjalankan piket malam, sementara anggota keluarganya berada di luar daerah sehingga tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian itu.

Kapolsek Malinau Barat, Iptu Jowes Royen Chalvian, menjelaskan kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang warga yang melintas di depan rumah korban. Warga tersebut melihat asap tebal disertai kobaran api dari bagian bangunan.

"Setelah melihat adanya api, saksi langsung meminta bantuan warga sekitar dan menghubungi petugas pemadam kebakaran," katanya pada RRI, Rabu (17/6/2026).

Sejumlah warga berupaya melakukan pemadaman awal menggunakan peralatan yang tersedia. Namun, konstruksi bangunan yang didominasi material kayu menyebabkan api cepat menjalar ke seluruh bagian rumah.

Di tengah upaya warga menahan laju api, hujan deras yang disertai petir mengguyur kawasan tersebut. Meski demikian, kobaran api tetap menghanguskan bangunan beserta barang-barang di dalamnya.

Kasi Pencegahan dan Pengendalian Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Malinau, Rury Ahmad Sururie, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 20.45 WITA.

"Tim bergerak menuju lokasi tiga menit setelah laporan diterima dan tiba di lokasi pukul 20.59 WITA. Saat itu api sudah membakar sebagian besar bangunan," ujarnya.

Untuk mempercepat penanganan, Damkar mengerahkan unit tembak dari sektor Kota, Barat, dan Utara. Selain itu, satu unit rescue, mobil komando, dan kendaraan suplai air juga diterjunkan ke lokasi kejadian.

Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada bara maupun titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Penanganan berakhir sekitar pukul 21.25 WITA.

Rury menyebut, informasi awal dari warga mengarah pada dugaan sumber api yang berasal dari bagian belakang rumah. Namun, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap asal mula kebakaran.

"Kami masih mendalami penyebab kebakaran dengan mengumpulkan keterangan saksi serta melakukan pemeriksaan di lokasi," tutur Iptu Jowes.

Akibat kejadian tersebut, rumah beserta seluruh isinya tidak dapat diselamatkan. Nilai kerugian yang ditimbulkan diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....