Casis Polri di Malinau Teken Pakta Integritas dan Ikuti Pengambilan Sumpah

  • 31 Mar 2026 15:17 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • Casis Polri di Malinau menandatangani pakta integritas dan mengikuti pengambilan sumpah sebagai bagian awal seleksi Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri 2026.
  • Kapolda Kalimantan Utara menegaskan proses penerimaan Polri gratis dan bebas percaloan, serta meminta peserta mengikuti seleksi secara jujur.
  • Jumlah pendaftar di Malinau tercatat 131 orang, terdiri dari 3 casis Akpol, 127 Bintara, dan 1 Tamtama.

RRI.CO.ID, Malinau - Calon siswa (casis) Polri di Kabupaten Malinau menandatangani pakta integritas dan mengikuti pengambilan sumpah untuk proses penerimaan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026, Selasa (31/3/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Panitia Bantuan Penerimaan (Panbanrim) Polres Malinau dan diikuti para peserta seleksi bersama orang tua atau wali. Pelaksanaan kegiatan terhubung secara virtual dengan jajaran Polda Kalimantan Utara melalui konferensi video.

Dalam arahannya, Kapolda Kalimantan Utara, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan anggota Polri tidak dipungut biaya. Ia juga mengingatkan peserta agar tidak percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan melalui jalur tidak resmi.

“Penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah ini merupakan komitmen bersama untuk menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Laksanakan seluruh tahapan seleksi dengan jujur dan percaya pada kemampuan diri sendiri,” kata Djati.

Penandatanganan pakta integritas dilakukan oleh para casis bersama orang tua atau wali serta panitia penerimaan. Dokumen tersebut berisi komitmen untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi secara jujur serta tidak melakukan pelanggaran selama proses penerimaan berlangsung.

Selain itu, para peserta juga mengikuti pengambilan sumpah sebagai bentuk tanggung jawab moral dalam menjalani proses seleksi penerimaan anggota Polri.

Kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam mewujudkan proses seleksi anggota Polri yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis.

Pada penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 di wilayah Malinau tercatat sebanyak tiga orang mendaftar sebagai calon Taruna Akpol, 127 orang calon Bintara, serta satu orang calon Tamtama.

Melalui tahapan seleksi tersebut, diharapkan lahir calon anggota Polri yang profesional, berintegritas, dan siap mengabdi kepada masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....