Sensus Ekonomi 2026 di Malinau, Semua Usaha Didata
- 22 Jan 2026 20:23 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Malinau akan melaksanakan Sensus Ekonomi 2026. Pendataan ini dilakukan untuk memotret kondisi ekonomi daerah secara menyeluruh.
Kepala BPS Malinau, Yanuar Dwi Cristyawan, mengatakan sensus ekonomi merupakan agenda nasional yang digelar setiap sepuluh tahun sekali. Kegiatan ini mencakup seluruh jenis usaha yang beroperasi di wilayah Malinau.
Pendataan lapangan akan dilakukan secara door to door pada Juni hingga Juli 2026. Sementara untuk perusahaan besar, pendataan berbasis email dijadwalkan dimulai lebih awal pada Mei 2026.
Menurut Yanuar, sensus ini tidak hanya menyasar usaha formal berskala besar. Pelaku usaha kecil seperti pedagang kaki lima, warung makan, hingga usaha rumahan juga akan didata.
“Semua usaha tanpa terkecuali akan kami catat, termasuk usaha digital seperti toko online, dropshipper, dan jasa titip,” ujarnya saat ditemui di Malinau, Kamis (22/1/2026).
Ia menjelaskan, data sensus ekonomi menjadi dasar penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan. Melalui data tersebut, pemerintah dapat mengetahui sektor usaha yang berkembang maupun yang membutuhkan dukungan.
Sensus ekonomi juga berperan dalam penyaluran bantuan usaha agar lebih tepat sasaran. “Pemerintah dapat mengidentifikasi pelaku usaha mikro yang berpotensi namun memerlukan tambahan modal atau peralatan,” katanya.
Selain itu, data sensus dimanfaatkan untuk pemetaan kebutuhan tenaga kerja. Jika ditemukan kekurangan tenaga terampil pada sektor tertentu, pemerintah dapat merancang program pelatihan yang sesuai.
Aspek lingkungan turut menjadi perhatian dalam pendataan ini. Informasi pengelolaan limbah usaha akan membantu pemerintah daerah dalam merancang kebijakan kebersihan dan lingkungan yang lebih efektif.
Yanuar menegaskan, seluruh data yang dikumpulkan dijamin kerahasiaannya sesuai undang-undang. Informasi terkait omzet maupun modal usaha tidak akan dibagikan kepada pihak lain.
Ia berharap masyarakat dan pelaku usaha dapat mendukung pelaksanaan sensus dengan memberikan data yang jujur. “Data yang akurat akan kembali untuk kepentingan dan kesejahteraan kita bersama,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....