Penas KTNA Gorontalo, Malinau Bidik Inovasi dan Teknologi Modern
- 15 Jun 2026 18:55 WIB
- Malinau
Poin Utama
- Pemkab Malinau mengirimkan 40 utusan yang terdiri dari pengurus KTNA, petani andalan, dan kelompok wanita tani ke Pekan Nasional KTNA 2026 di Gorontalo (20–25 Juli 2026).
- Keikutsertaan ini bertujuan menyerap transfer teknologi dan memperluas kemitraan strategis untuk mempercepat pembangunan pertanian berkelanjutan di Malinau.
RRI.CO.ID, Malinau - Pemerintah Kabupaten Malinau mengirimkan 40 utusan ke Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan 2026 di Gorontalo. Pengiriman delegasi ini memfokuskan target pada penguasaan inovasi serta teknologi pertanian modern.
Peningkatan kapasitas dan kompetensi menjadi sasaran utama keikutsertaan para pelaku utama pertanian tersebut. Langkah ini sekaligus dirancang untuk memperluas wawasan para petani lokal di tingkat nasional.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Malinau, Magdalena, mengonfirmasi seluruh delegasi kini telah siap diberangkatkan. Utusan daerah terdiri dari pengurus KTNA, petani andalan, serta kelompok wanita tani.
"Kami berharap peserta membawa pulang pengetahuan teknologi dan inovasi baru," ujar Magdalena pada Senin (15/6/2026). Dirinya menegaskan ilmu baru tersebut wajib disebarluaskan kepada seluruh kelompok tani daerah.
Pertemuan akbar petani nelayan se-Indonesia ini dipusatkan di Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Kegiatan nasional tersebut akan berlangsung pada tanggal 20 hingga 25 Juli 2026.
Seluruh pembiayaan keberangkatan puluhan utusan ini bersumber penuh dari dana APBD tahun 2026. Anggaran disalurkan secara resmi melalui Dokumen Pelaksanaan Anggaran Dinas Pertanian Kabupaten Malinau.
Magdalena menjelaskan, penguasaan inovasi teknologi sangat penting untuk memperluas akses ekonomi para petani. Hal ini menjadi target utama yang harus dicapai oleh seluruh utusan daerah.
Keikutsertaan ini juga ditargetkan mampu memperluas kemitraan KTNA sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Sinergi tersebut diperlukan dalam rangka mempercepat pembangunan pertanian berkelanjutan di Malinau.
"Selama berada di Gorontalo, utusan Malinau akan mengikuti berbagai program transfer teknologi. Agenda penting meliputi rembuk petani, gelar teknologi, pameran pembangunan, hingga temu bisnis agribisnis," jelasnya.
Ajang ini menjadi wadah suntuk melakukan pertukaran pengalaman antar-pelaku usaha tani se-Indonesia. Malinau ingin mengadopsi keberhasilan pengelolaan komoditas pertanian modern dari daerah maju lainnya. (Ading)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....