Stok Pangan Malinau Dipastikan Aman jelang Lebaran

  • 11 Mar 2026 15:40 WIB
  •  Malinau

RRI.CO.ID, Malinau - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau pastikan ketersediaan stok bahan pangan aman menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Bahkan, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) telah menggelar inspeksi mendadak (sidak) pasar, Rabu (11/3/2026).

Sidak dilakukan di sejumlah agen penyalur dan Pasar Induk dalam memantau ketersediaan barang sekaligus mengantisipasi lonjakan harga pada hari besar keagamaan.

Wakil Bupati Malinau, Jakaria, mengatakan hasil pemantauan menunjukkan sebagian besar komoditas masih tersedia di pasaran. Harga kebutuhan pokok juga dinilai masih dalam kondisi stabil.

Ia menyebutkan beberapa komoditas memang mengalami kenaikan harga, namun masih dalam batas wajar. Kondisi tersebut dinilai belum memicu inflasi di Kabupaten Malinau.

Cabai rawit misalnya mengalami kenaikan sekitar Rp5.000 per kilogram. Harga yang sebelumnya sekitar Rp80.000 kini menjadi sekitar Rp85.000 per kilogram. Selain itu, harga gula juga mengalami kenaikan dari kisaran Rp18.000 hingga Rp20.000 menjadi sekitar Rp22.000 per kilogram. Pasokan gula disebut sedikit berkurang sehingga memengaruhi harga di pasaran.

Untuk stok minyak goreng di beberapa toko sempat menipis. Namun para agen telah memesan tambahan pasokan dan sekitar 1.500 dus minyak goreng sedang dalam perjalanan menuju Malinau.

Kebutuhan daging sapi, Jakaria memastikan ketersediaannya masih cukup. Sejumlah peternak lokal siap memotong ternaknya untuk memenuhi permintaan masyarakat menjelang Idulfitri. Harga daging sapi lokal masih berada di kisaran Rp150.000 per kilogram.

Komoditas lain seperti bawang merah juga mengalami kenaikan menjadi sekitar Rp45.000 hingga Rp50.000 per kilogram. Adapun komoditas lain seperti bawang bombai, wortel, dan sayur mayur masih tersedia di pasaran. Harga komoditas tersebut relatif stabil. “Kondisi Kabupaten Malinau menjelang Idulfitri, stok barang cukup dan harga masih dalam standar,” kata Jakaria. (Ading/sti)

Rekomendasi Berita