Remuk Stunting, Camat Malinau Kota Bangun Kolaborasi Cegah Stunting
- 13 Sep 2026 13:10 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID Malinau - Upaya percepatan penurunan stunting terus diperkuat di wilayah Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau. Camat Malinau Kota, Muhammad Yusuf, menggerakkan program Remuk Stunting dengan melibatkan seluruh desa, Rukun Tetangga (RT), kader Posyandu, PKK desa, serta Puskesmas di wilayah Kecamatan Malinau Kota, Jumat (11/9/2026).
Muhammad Yusuf menegaskan, penanganan stunting membutuhkan kolaborasi seluruh unsur masyarakat dan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Karena itu, pemerintah desa, RT, kader Posyandu, PKK, dan tenaga kesehatan didorong untuk bersama-sama memperkuat upaya pencegahan dan penanganan stunting sejak tingkat keluarga.
Menurutnya, keberadaan kader di tengah masyarakat menjadi bagian penting dalam mendeteksi dan mencegah risiko stunting. Pemantauan tumbuh kembang anak, pemberian edukasi kepada orang tua, serta pendampingan terhadap keluarga yang membutuhkan menjadi langkah yang harus dilakukan secara berkelanjutan.
Camat Malinau Kota juga meminta seluruh desa meningkatkan koordinasi dengan Puskesmas dalam memperoleh data dan informasi terkait kondisi kesehatan ibu dan anak. Langkah tersebut dinilai penting agar intervensi yang dilakukan dapat lebih tepat sasaran, terutama bagi keluarga yang memiliki balita dan ibu hamil yang membutuhkan perhatian khusus.
Selain aspek kesehatan, pencegahan stunting juga perlu didukung melalui pemenuhan gizi, sanitasi dan pola hidup bersih serta sehat. Untuk itu, keterlibatan PKK desa dan masyarakat dinilai strategis dalam membangun kesadaran keluarga mengenai pentingnya pemenuhan gizi dan kesehatan sejak masa kehamilan hingga anak tumbuh dan berkembang.
Muhammad Yusuf berharap gerakan Remuk Stunting dapat menjadi penguatan sinergi di tingkat kecamatan hingga desa dalam menekan angka stunting di Kecamatan Malinau Kota. Setiap unsur diharapkan menjalankan peran masing-masing secara konsisten dengan mengedepankan koordinasi dan kepedulian terhadap tumbuh kembang generasi penerus.
"Penanganan stunting adalah tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi pemerintah, tenaga kesehatan, kader, PKK, RT, desa, dan masyarakat, kita optimistis upaya penurunan stunting dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan," ujar Muhammad Yusuf.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....