Harga Emas Antam Melonjak Tajam, Cetak Rekor Lagi

  • 23 Jan 2026 11:10 WIB
  •  Malinau

RRI.CO.ID, Malinau – Harga emas Antam kembali melonjak signifikan pada Jumat (23/1/2026) pagi. Pergerakan harga hari ini mengantarkan emas batangan Antam kembali mencetak rekor, menjadi yang ke enam dalam pekan ini.

Berdasarkan pembaruan terakhir pukul 08.35 WIB, harga emas naik Rp90.000 menjadi Rp2.880.000 per gram, hanya sehari setelah sempat terkoreksi tipis.

Kenaikan tajam ini terjadi setelah pada Kamis (22/1/2026) harga emas Antam turun Rp15.000 ke level Rp2.790.000 per gram, menunjukkan volatilitas tinggi harga emas sepanjang pekan ini.

Seiring kenaikan harga jual, harga buyback emas Antam juga ikut meningkat. Buyback tercatat naik Rp80.000 menjadi Rp2.715.000 per gram, memberikan sentimen positif bagi investor yang telah memegang emas.

Seorang investor emas di Malinau, Wahyudi, menilai lonjakan harga ini menegaskan posisi emas sebagai instrumen lindung nilai jangka menengah hingga panjang.

“Kalau dilihat pergerakannya, koreksi sehari kemarin itu wajar. Hari ini justru jadi bukti bahwa tren emas masih kuat,” kata Wahyudi saat dihubungi RRI.

Ia menyebut, fluktuasi harga dalam beberapa hari terakhir justru menjadi perhatian serius bagi investor untuk tidak mengambil keputusan secara emosional.

“Yang penting bukan naik-turun harian, tapi konsistensi arah investasi. Selama naik terus di tren jangka panjang, emas tetap menarik untuk disimpan,” ujarnya.

Sepanjang pekan ini, emas Antam tercatat beberapa kali mencetak rekor harga. Pada Senin (19/1/2026), harga berada di Rp2.703.000 per gram setelah naik Rp40.000.

Kenaikan berlanjut pada Selasa pagi (20/1/2026) ke Rp2.705.000, lalu melonjak lagi pada sore hari ke Rp2.737.000 per gram.

Lonjakan berlanjut pada Rabu (21/1/2026), ketika harga naik dua kali dalam sehari hingga menembus rekor tertinggi sebelumnya di Rp2.805.000 per gram, sebelum akhirnya terkoreksi tipis pada Kamis.

Wahyudi menilai kondisi ini menunjukkan minat investor terhadap emas masih sangat tinggi, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.

“Selama faktor global belum stabil, emas masih jadi pilihan aman. Kenaikan hari ini memperkuat keyakinan itu,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....