Emas Antam Tutup Pekan dengan Kenaikan Rp30.000/ Gram
- 07 Feb 2026 09:27 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau - Harga emas Antam menutup pekan di level Rp2.920.000 per gram dengan kenaikan sebesar Rp30.000 pada Sabtu (7/2/2026) untuk pembaruan harga pukul 08:40 WIB, melanjutkan tren positif setelah pergerakan fluktuatif sehari sebelumnya.
Harga buyback atau pembelian kembali juga ikut naik menjadi Rp2.706.000 per gram. Nilai tersebut meningkat Rp66.000 dibandingkan harga sebelumnya.
Pergerakan harga emas dalam beberapa hari terakhir menunjukkan pola fluktuasi yang tak biasa. Pada Jumat, harga sempat turun Rp100.000 pada pagi hari sebelum kembali menguat Rp34.000 pada sore hari.
| Baca juga: Harga Emas Antam Rebound Jumat Sore |
Kenaikan harga emas dinilai masih dipengaruhi minat investor terhadap aset lindung nilai. Emas kerap menjadi pilihan saat kondisi ekonomi global tidak menentu dan tekanan inflasi meningkat.
Seorang investor emas di Malinau, Vivi, mengatakan kenaikan harga emas memberikan keuntungan sekaligus tantangan bagi investor. “Baru turun sekejap, udah melambung lagi, di satu sisi senang sih karena artinya kalau kita jual kita dapat harga bagus,” ujarnya.
Namun menurutnya, kenaikan harga juga membuat investor yang ingin menambah kepemilikan emas harus berpikir ulang. “Tapi nggak enaknya di saat masih pengen beli buat nyimpan uang dingin seperti sekarang kerasa banget ya,” kata Vivi.
| Baca juga: Dua Hari Harga Emas Antam Koreksi Rp117.000 |
Ia menilai daya beli terhadap emas semakin terasa berbeda dibanding beberapa tahun lalu. “Dulu dengan harga tiga juga kita bisa dapat dua gram, sekarang satu gram aja nggak cukup kalau beli di luar harga resmi,” ucapnya.
Meski demikian, Vivi tetap melihat emas sebagai instrumen lindung nilai terhadap inflasi. Ia mencontohkan pengalaman pribadinya saat membeli emas pada 2020.
“Sekitar tahun 2020, saya pernah beli emas di toko emas lokal sini dapat kepingan 25 gram dengan harga sekitar Rp24 juta, itu bukan harga resmi,” katanya.
| Baca juga: Harga Emas Antam Koreksi Rp17.000 per Gram |
Menurutnya, jika dana tersebut hanya disimpan di rekening, nilainya tidak akan berkembang signifikan. “Bayangkan kalau saat itu uang Rp24 juta saya tetap keep di rekening, mungkin nilainya masih sama sekarang atau bahkan berkurang karena potongan administrasi,” ujarnya.
Kini, nilai emas yang dibelinya telah meningkat signifikan. “Sekarang emas 25 gram yang saya beli dulu sudah senilai sekitar Rp71 juta, jadi saya sebenarnya nggak pernah nyesel beli emas,” kata Vivi.
Ia bahkan mengaku penyesalan terbesar justru tidak memulai investasi emas lebih awal. “Nyesel itu justru kenapa nggak mulai lebih awal, misalnya saat harga emas masih Rp500 ribuan,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....