Emas Antam Cetak Rekor Tiga Hari Beruntun
- 14 Jan 2026 09:18 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau : Harga emas Antam kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa setelah naik untuk hari ketiga berturut-turut, Rabu (14/1/2026). Kenaikan terbaru mengantarkan harga logam mulia ke level tertinggi baru, melampaui rekor yang tercatat sehari sebelumnya.
Berdasarkan pembaruan terakhir pukul 08.28 WIB, harga emas Antam berada di Rp2.665.000 per gram. Angka ini naik Rp13.000 dibandingkan harga sebelumnya Rp2.652.000 per gram.
Sementara itu, harga buyback turut menguat menjadi Rp2.513.000 per gram, naik Rp10.000 dari posisi sebelumnya. Lonjakan hari ini sekaligus mematahkan rekor yang tercipta pada Selasa (13/1/2026), ketika harga emas Antam menguat Rp21.000 ke level Rp2.652.000 per gram.
Sehari sebelumnya, Senin (12/1/2026), harga juga sempat melonjak signifikan sebesar Rp29.000. Di Malinau, peningkatan harga emas dinilai sejalan dengan perubahan perilaku investor.
Seorang investor emas, Wahyudi, menilai minat masyarakat terhadap emas kian meluas, tidak lagi terbatas pada kalangan tertentu.
“Kayaknya memang sudah semakin banyak orang yang melek emas sekarang. Kalau dulu emas identik dengan investasi emak-emak, sekarang malah yang muda sudah pada beralih ke emas,” ujar Wahyudi saat dimintai tanggapan.
| Baca juga: Harga Emas Antam Rebound Jumat Sore |
Ia mengaku tetap menambah kepemilikan emas meski harga tengah berada di level tertinggi. “Kemarin saya putuskan beli yang 10 gram karena kebetulan ada dana nganggur. Prinsip saya memang dari awal mulai nabung emas, beli saat ada dana, bukan patokan harga naik atau turun,” katanya.
Menurut Wahyudi, strategi tersebut berangkat dari orientasi jangka panjang. “Intinya fokus pada tujuan jangka panjang. Dalam jangka panjang kan memang selalu positif trennya,” tuturnya.
Sepanjang pekan ini, harga emas Antam terus menorehkan rekor baru. Pada Senin, harga tercatat di Rp2.631.000 per gram, naik menjadi Rp2.652.000 pada Selasa, dan kembali menembus Rp2.665.000 per gram pada Rabu.
Menurut Wahyudi, kenaikan beruntun ini mempertegas posisi emas sebagai salah satu instrumen investasi yang tetap diminati di tengah dinamika pasar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....