Olah Pangan Lokal Jadi Produk Bernilai Ekonomi, DKP Latih Puluhan Warga

  • 07 Okt 2026 07:56 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malinau mengadakan pelatihan pengolahan pangan berbasis sumber daya lokal di Desa Gong Solok untuk mendorong kemandirian pangan dan membuka peluang peningkatan pendapatan keluarga.
  • Pelatihan diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari ibu rumah tangga, Kelompok Wanita Tani (KWT), anak muda, dan pelaku usaha mikro pada Selasa, 6 Oktober 2026.
  • Program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memanfaatkan sumber daya pangan lokal guna mencapai kemandirian pangan di tingkat masyarakat.

RRI.CO.ID, Malinau - Pemanfaatan sumber daya pangan lokal terus didorong untuk mendukung kemandirian pangan sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan keluarga. Salah satunya melalui pelatihan pengolahan pangan berbasis sumber daya lokal yang digelar di Desa Gong Solok, Kecamatan Malinau Selatan Hilir.

Kegiatan yang dilaksanakan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Malinau tersebut diikuti 50 peserta yang berasal dari kalangan ibu rumah tangga, Kelompok Wanita Tani (KWT), anak muda, hingga pelaku usaha mikro, Selasa (6/10/2026).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Frent Tomy Lucas mengatakan, pelatihan tersebut diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan bahan pangan yang tersedia di lingkungan sekitar agar dapat diolah menjadi berbagai produk pangan.

"Melalui pelatihan ini, kita ingin masyarakat memiliki keterampilan praktis agar bahan pangan lokal yang ada di sekitar kita menjadi produk yang bernilai ekonomi tinggi dan menambah pendapatan keluarga, mulai dari pemilihan bahan baku segar dan berkualitas hingga pengolahan dengan berbagai kreasi,” ujar Frent Tomy Lucas.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan tidak hanya bergantung pada bahan pangan dari luar daerah, tetapi mampu mengoptimalkan sumber daya yang tersedia di wilayahnya.

Pelatihan juga diarahkan untuk mendorong kemandirian pangan sekaligus membuka peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan pendapatan keluarga melalui pengembangan produk pangan lokal.

"Kemandirian pangan harus dimulai dari desa. Jika warga mampu mengolah hasil alamnya sendiri, ketahanan pangan daerah akan makin kuat dan masyarakatnya makin sejahtera," tambah Frent.

Tidak hanya aspek ekonomi, pemanfaatan pangan lokal juga diharapkan dapat menjaga kekayaan kuliner dan budaya pangan yang berkembang di masyarakat setempat.

Dalam kegiatan tersebut, pangan berbasis sumber daya lokal menjadi materi utama yang diperkenalkan kepada peserta, termasuk pemanfaatan bahan pangan yang tersedia di lingkungan masyarakat.

Melalui pelatihan tersebut, peserta diharapkan mampu mengolah pangan lokal dengan berbagai bentuk kreasi, sekaligus memahami manfaat gizi dan keunggulan bahan pangan lokal.

Pemanfaatan bahan pangan yang tersedia secara optimal juga diharapkan dapat menjadi salah satu upaya masyarakat menghadapi kerawanan pangan, dengan mengembangkan sumber pangan yang ada di wilayah masing-masing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....