Bupati Malinau Sampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepada DPRD

  • 19 Mar 2025 10:15 WIB
  •  Malinau

KBRN, Malinau: Pemerintah Kabupaten Malinau mencatat capaian kinerja yang tinggi dalam berbagai sektor pada tahun 2024. Hal ini disampaikan Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, dalam Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah (LKPJ-KDH) 2024 dalam Rapat Paripurna Ke-5 Masa Sidang I DPRD Malinau, Selasa (18/3/2025).

Dalam urusan wajib pelayanan dasar, yang mencakup bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum dan penataan ruang, perumahan rakyat dan kawasan permukiman, serta ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, juga bidang sosial, pemerintah daerah berhasil melaksanakan 41 program dengan total 93 kegiatan dan 297 sub-kegiatan.

"Rata-rata capaian kinerja sektor ini mencapai 87,08 persen, dengan realisasi anggaran sebesar 78,24 persen," ujar Wempi dalam laporannya. Ia melanjutkan, pada urusan wajib bukan pelayanan dasar, capaian kinerja tercatat sebesar 92,92 persen.

Urusan ini meliputi bidang tenaga kerja, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, ketahanan pangan, lingkungan hidup, administrasi kependudukan dan catatan sipil, pemberdayaan masyarakat desa, perhubungan, komunikasi dan informatika, penanaman modal, kepemudaan dan olahraga, kebudayaan, serta perpustakaan.

"Dari total 68 program dengan 148 kegiatan dan 282 sub-kegiatan yang dijalankan, realisasi anggaran mencapai 84,71 persen," tambahnya. Sementara itu, dalam urusan pilihan yang mencakup bidang pariwisata, pertanian, perdagangan, perindustrian, serta kelautan dan perikanan, pemerintah daerah mencapai tingkat kinerja sebesar 98,86 persen dengan realisasi anggaran sebesar 88,13 persen.

Dalam urusan penunjang, yang meliputi bidang perencanaan pembangunan, keuangan, kepegawaian pendidikan dan pelatihan, penelitian dan pengembangan, pengawasan, sekretariat dewan, sekretariat daerah, serta pengelolaan perbatasan, capaian kinerja mencapai 97,18 persen dengan realisasi anggaran sebesar 79,75 persen. Di sisi lain, urusan pemerintahan umum mencatat capaian kinerja 100 persen dengan realisasi anggaran 96,22 persen.

"Pada urusan kewilayahan yang mencakup 51 program, 86 kegiatan, dan 121 sub-kegiatan, capaian kinerja mencapai 99,58 persen dengan realisasi anggaran sebesar 96,01 persen," ucap Wempi. Berdasarkan laporan tersebut, juga disebutkan realisasi pembiayaan daerah mencapai 96,33 persen atau sebesar Rp519.613.872.718,66 dari total target Rp539.432.175.932,66.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....