Menantang Jeram di Sungai Bahau, Wisata Alam Long Alango ‎

  • 28 Sep 2025 07:01 WIB
  •  Malinau

‎KBRN, Malinau : Deru air sungai berpadu dengan dentuman dayung terdengar di pedalaman Malinau, tepatnya di Desa Wisata Long Alango, Kecamatan Bahau Hulu. Di sinilah Sungai Bahau mengalir deras, menjadi arena arung jeram satu-satunya di Kabupaten Malinau yang dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat.

‎Sejak dibuka pada 2023, arung jeram ini menjadi pilihan wisata minat khusus bagi warga lokal maupun tamu dari luar daerah. Waktu pengarungan dari titik awal hingga finis rata-rata satu hingga dua jam, menawarkan pengalaman mendebarkan sekaligus panorama hutan pedalaman yang masih asri.

‎“Arung jeram di Bahau ini memang berbeda, karena pengunjung bisa menikmati tantangan dan alam sekaligus,” ujar Roni Manan, pengelola sekaligus instruktur arung jeram pada RRI, Minggu (28/9/2025).

‎Namun, di balik potensi wisata yang menjanjikan, keterbatasan masih menjadi kendala utama. Akses menuju Desa Long Alango hanya bisa ditempuh dengan pesawat kecil dari Malinau atau melalui jalur sungai dari Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan.

‎Kondisi ini membuat banyak wisatawan dari luar daerah mengurungkan niat. “Sebenarnya banyak yang tertarik, tapi setelah tahu jauhnya perjalanan ke sini, mereka batal datang,” jelas Roni.

‎Kendala lain adalah sarana pendukung. "Saat ini hanya ada satu unit perahu yang bisa digunakan, sementara satu lainnya rusak dan belum bisa diperbaiki, selain itu, dari teman-teman pengelola, yang ada sertifikat arung jeram baru saya,” tambahnya.

‎Kunjungan wisatawan pun masih didominasi warga lokal Malinau, sesekali tamu dari instansi pemerintah yang melakukan perjalanan dinas ke Bahau. Tarif arung jeram dipatok Rp150 ribu per orang, harga yang dianggap terjangkau untuk pengalaman selama satu hingga dua jam.

‎Roni dan rekan-rekannya optimis, dengan perbaikan akses serta tambahan fasilitas, arung jeram Sungai Bahau dapat berkembang menjadi ikon wisata minat khusus di Malinau. “Kalau ada jalan darat, saya yakin arung jeram di sini bisa ramai. Potensinya besar,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita