Harga Komoditas Pangan Malinau Fluktuatif, Lima Naik Dua Turun

  • 31 Agt 2026 15:18 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • Harga tujuh komoditas pangan di Pasar Induk Malinau mengalami fluktuasi pada Senin (31/8/2026), lima naik dan dua turun dibanding hari sebelumnya.
  • Kenaikan harga paling signifikan terjadi pada cabai merah keriting yang meningkat dari Rp70.000 menjadi Rp76.250 per kilogram.
  • Data fluktuasi harga didasarkan pada laporan harian dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Malinau.

RRI.CO.ID, Malinau - Harga tujuh komoditas pangan di Pasar Induk Malinau mengalami fluktuasi pada Senin (31/8/2026). Sebanyak lima komoditas mengalami kenaikan harga, sementara dua lainnya justru turun dibanding hari sebelumnya.

Berdasarkan laporan harga harian Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Malinau, kenaikan harga paling mencolok terjadi pada cabai merah keriting. Harganya naik dari Rp70.000 menjadi Rp76.250 per kilogram.

Cabai rawit merah juga mengalami kenaikan signifikan, dari Rp62.500 menjadi Rp71.250 per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada bawang bombai, tomat, dan kacang tanah, meski dengan besaran yang lebih moderat.

Bawang bombai naik dari Rp25.750 menjadi Rp27.000 per kilogram. Sementara harga tomat melonjak dari Rp15.000 menjadi Rp20.000 per kilogram, dan kacang tanah naik dari Rp43.500 menjadi Rp46.000 per kilogram.

Di sisi lain, dua komoditas mencatat penurunan harga. Cabai merah besar turun dari Rp71.250 menjadi Rp62.500 per kilogram, sedangkan bawang merah turun dari Rp45.000 menjadi Rp41.250 per kilogram.

Sebagian besar komoditas pangan lainnya masih dijual dengan harga stabil dibanding hari sebelumnya. Beras Rasda misalnya tetap bertahan di harga Rp11.000 per kilogram, sementara Beras SPHP Bulog berada di Rp13.100 per kilogram.

Harga daging ayam ras karkas tercatat tetap di Rp50.000 per kilogram, begitu pula telur ayam ras yang stabil di Rp31.500 per kilogram. Harga daging sapi juga tidak berubah, dengan paha belakang tetap di kisaran Rp150.000 per kilogram.

Komoditas kebutuhan pokok lain seperti minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, dan gas elpiji juga tercatat stabil. Minyak goreng kemasan premium tetap Rp29.000 per liter, sedangkan Minyakita berada di Rp15.700 per liter.

Secara keseluruhan, dari 47 komoditas yang dipantau di Pasar Induk Malinau, sebanyak 40 komoditas tercatat stabil. Fluktuasi harga masih didominasi oleh kelompok bumbu dapur, khususnya cabai dan bawang. (Ading)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....