Empat Komoditas Pangan di Malinau Turun, Cabai Paling Signifikan

  • 27 Jul 2026 18:48 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • Empat komoditas pangan di Pasar Induk Malinau mengalami penurunan harga secara kompak pada Senin 27 Juli 2026.
  • Cabai merah besar mengalami penurunan paling signifikan sebesar Rp15.000 per kilogram, turun dari Rp75.000 menjadi Rp60.000 per kilogram.
  • Cabai rawit merah juga turun dari Rp45.000 menjadi Rp31.250 per kilogram atau berkurang Rp13.750 per kilogram.

RRI.CO.ID, Malinau - Harga empat komoditas pangan di Pasar Induk Malinau kompak mengalami penurunan pada Senin (27/7/2026). Penurunan paling signifikan terjadi pada kelompok cabai, khususnya cabai merah besar yang turun hingga Rp15.000 per kilogram dibandingkan hari sebelumnya.

‎Berdasarkan Laporan Harga Harian Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Malinau untuk pantauan di Pasar Induk, cabai merah besar kini dijual Rp60.000 per kilogram, turun dari Rp75.000 per kilogram. Cabai rawit merah juga turun dari Rp45.000 menjadi Rp31.250 per kilogram atau berkurang Rp13.750.

‎Sementara cabai merah keriting turun Rp2.500 menjadi Rp63.750 per kilogram. Selain kelompok cabai, bawang merah turut mengalami penurunan dari Rp47.500 menjadi Rp46.250 per kilogram.

‎Seorang ibu rumah tangga di Malinau, Astuti, menyambut baik turunnya harga sejumlah komoditas tersebut. Menurutnya, penurunan harga cabai dan bawang merah cukup membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga karena kedua bahan tersebut hampir selalu digunakan dalam kebutuhan memasak sehari-hari.

‎"Alhamdulillah, semoga harganya bisa bertahan atau bahkan turun lagi. Cabai dan bawang termasuk kebutuhan yang hampir setiap hari dibeli. Kalau harganya turun seperti sekarang, tentu sangat membantu kami menghemat belanja dapur," ujar Astuti.

‎Di sisi lain, sebanyak 44 komoditas lainnya terpantau stabil. Harga beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam ras, daging ayam, daging sapi, ikan, hingga berbagai sayuran dan buah-buahan tidak mengalami perubahan dibandingkan hari sebelumnya.

‎Astuti berharap kestabilan pasokan pangan tetap terjaga sehingga harga kebutuhan pokok tidak kembali melonjak. Menurutnya, kondisi harga yang stabil akan memberikan kepastian bagi masyarakat dalam mengatur anggaran belanja keluarga, terutama di tengah kebutuhan rumah tangga yang terus meningkat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....