Dorong Olahan Pangan Lokal, 300 Peserta Dilatih Buat Nastar

  • 11 Mar 2026 15:04 WIB
  •  Malinau

RRI.CO.ID, Malinau - Sekitar 300 peserta mengikuti pelatihan pembuatan kue nastar dan aneka takjil yang digelar Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Malinau, di ruang Tebengan Kantor Bupati Malinau, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan ini mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal sekaligus membuka peluang usaha masyarakat khususnya kaum perempuan, dalam mengolah potensi pangan daerah menjadi produk bernilai ekonomi.

Ketua TP-PKK Kabupaten Malinau, Maylenty Wempi menyampaikan kegiatan ini menjadi bagian dukungan terhadap program pemberdayaan masyarakat. Pelatihan juga diarahkan untuk menciptakan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K).

Ia menjelaskan fokus kegiatan adalah pemanfaatan bahan baku lokal yakni nanas yang digunakan sebagai isian kue nastar. Menurutnya, pengolahan bahan lokal dapat memberikan nilai tambah bagi produk pangan masyarakat. “Melalui pelatihan ini, kita mendorong ibu-ibu lebih kreatif memanfaatkan potensi pangan lokal yang ada di daerah,” ujarnya dalam sambutan.

Produk pangan lokal dinilai memiliki potensi pasar jika dikemas dengan baik. “Kami berharap setelah pelatihan ini semakin banyak ibu-ibu yang berani memulai usaha, termasuk menjual kue dan takjil dari bahan pangan lokal,” harapnya.

Pemerintah daerah juga menyatakan siap mendukung promosi produk masyarakat agar dapat dipasarkan lebih luas di Kabupaten Malinau. (Ading/sti)

Rekomendasi Berita