Irau, Peluang Perajin dan UMKM Malinau Pasarkan Produknya
- 25 Sep 2025 14:26 WIB
- Malinau
KBRN, Malinau: Agenda budaya dua tahunan yaitu Fenstival Budaya Irau tidak hanya sarana pelestarian tradisi. Tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha mikro.
Perajin dari wilayah perbatasan berbondong-bondong ke Malinau, menempuh perjalanan jauh untuk memanfaatkan panggung promosi langka tersebut. Karena itu, perayaan Festival Budaya Irau Malinau ke-11 yang akan digelar dan dibuka 7 Oktober 2025 tahun ini menjadi momen penting bagi perajin lokal.
Seperti disampaikan Marsiti Merang, perajin asal Bahau Hulu telah menyiapkan lebih dari 20 unit saung khas Dayak Kenyah untuk dpasarkan pada Irau ini.
Marsiti juga menghadirkan anyaman berupa tas, topi dan gelang dengan motif khas suku Dayak. Saung ini dibuat dengan motif Lepu’ Ke, Lepu’ Ma’ut, dan Uma’ Lung. Prosesnya bisa sebulan penuh dari bambu hingga pengeringan.
"Untuk produk yang dipasarkan nantinya dipatok dengan harga Rp 250 ribu hingga Rp 1 juta, tergantung ukuran dan motif yang digunakan," kata Marsiti.
Event Irau ini, sambungnya, selalu menjadi saat terbaik menjual produk karena tingkat permintaan meningkat signifikan. "Pada kegiatan irau ini lah saatnya bagi kami untuk memasarkan produk kami yang dari lokal ini," katanya dengan bangga.
Ubung Anem, perajin lain juga menyampaikan hal sama bahwa Festival budaya Irau ini dimanfaatkan sebagai wahana penjualan produknya untuk kebutuhan rumah tangga dan pendidikan anak. “Kalau ada irau, penjualan jauh lebih baik. Kami bisa berjualan langsung dan berharap pengunjung ramai membeli,” ungkapnya.
Sekadar diketahui. Panitia Irau menyiapkan ratusan lapak untuk pelaku usaha lokal. Mulai dari kerajinan, kuliner, hingga produk pertanian khas Malinau.
Selain itu, panggung budaya menampilkan seni lintas etnis yang memperkuat identitas daerah dan menarik perhatian wisatawan. Masyarakat berharap kehadiran Irau tidak hanya meriah. T0etapi juga mampu mendongkrak ekonomi lokal dan memperluas pasar produk Malinau.(*)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....