Konsumen Keluhkan Harga Telur Masih Mahal Pasca Nataru

  • 05 Jan 2025 11:31 WIB
  •  Malinau

KBRN, Malinau: Konsumen di Pasar Induk mengeluhkan harga telur ayam di pasaran yang belum menunjukkan tanda-tanda penurunan, meskipun momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) telah berlalu. Per Minggu (5/1/2025), harga telur di Pasar Induk mencapai Rp75.000 per piring.

Sebelumnya, harga telur di kisaran Rp65.000 per piring. Hidayat, seorang pedagang di Pasar Induk, menyebutkan bahwa kenaikan harga telur terjadi sejak akhir tahun.

"Sejak sebelum Natal dan Tahun Baru itu lah mulai naik, belum turun-turun sampai sekarang. Biasanya setelah momen itu selesai, harga turun, tapi sekarang malah bertahan tinggi," ungkapnya.

Menurutnya, salah satu faktor yang membuat harga telur tetap tinggi adalah meningkatnya biaya distribusi dan pakan ternak. "Banyak peternak bilang harga pakan ayam naik terus, jadi dampaknya sampai ke kami pedagang dan konsumen," jelas Hidayat.

Kondisi ini menimbulkan keluhan dari konsumen yang berharap harga telur kembali normal setelah masa liburan usai. "Natal dan Tahun Baru kan sudah lewat, tapi kenapa harga telur masih mahal?" Kata salah seorang pembeli, Sri.

Ia berharap ada solusi konkret agar harga kembali normal, sehingga tidak memberatkan kebutuhan rumah tangga mereka. "Ya harapannya segera turun lah," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....