Harga Telur Tetap Tinggi Usai Nataru
- 02 Jan 2025 07:44 WIB
- Malinau
KBRN, Malinau: Harga telur di Kabupaten Malinau masih bertahan di level tinggi pasca Natal dan Tahun Baru. Kondisi ini membuat masyarakat mulai resah, mengingat telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang lebih terjangkau dibandingkan daging.
Kenaikan harga ini dinilai memberatkan, terutama bagi keluarga dengan penghasilan menengah ke bawah. Sebelumnya, harga telur ayam berada di kisaran Rp63 hingga Rp65 ribu per piring.
Sejak Desember lalu, harga terus merangkak naik hingga pagi ini, Kamis (02/01/2025), masih bertahan di angka Rp71 ribu per piring. Lonjakan harga ini tak lepas dari tingginya permintaan saat menjelang hari besar keagamaan dan libur akhir tahun, sementara pasokan dari peternak dilaporkan terbatas.
Aisyah, seorang pemilik toko sembako di kawasan Tanjung Belimbing, Malinau Hulu, mengungkapkan bahwa harga telur memang cenderung fluktuatif, terutama saat momen-momen tertentu.
"Harganya naik sejak Desember, mulai terasa saat permintaan tinggi menjelang Natal dan libur akhir tahun, memang sering terjadi setiap tahun," ujarnya, Kamis (2/1/2025).
Masyarakat berharap ada langkah nyata untuk menstabilkan harga, seperti mengendalikan harga di pasar tradisional, terutama untuk kebutuhan pokok seperti telur yang sangat diperlukan untuk konsumsi sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....