Fluktuasi Berlanjut, Harga Emas Antam Turun Rp36 Ribu per Gram Hari ini

  • 14 Agt 2026 11:19 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • Harga emas Antam turun Rp36.000 per gram pada perdagangan Jumat (14/8/2026), dari Rp2.700.000 menjadi Rp2.664.000 per gram.
  • Penurunan harga terjadi sehari setelah emas Antam menguat Rp20.000 per gram pada Kamis (13/8/2026), menunjukkan volatilitas pasar yang tinggi.
  • Harga buyback emas Antam juga terkoreksi sebesar Rp36.000 per gram menjadi Rp2.510.000 per gram, dengan selisih harga jual dan harga buyback saat ini mencapai Rp154.000 per gram.

RRI.CO.ID, Malinau - Fluktuasi harga emas Antam berlanjut dengan penurunan sebesar Rp36.000 per gram pada perdagangan Jumat (14/8/2026), hanya sehari setelah menguat Rp20.000 per gram pada Kamis (13/8/2026).

Berdasarkan pembaruan harga pukul 08.35 WIB, harga emas Antam kini berada di level Rp2.664.000 per gram, turun dari posisi sebelumnya Rp2.700.000 per gram. Sementara harga buyback juga terkoreksi Rp36.000 menjadi Rp2.510.000 per gram.

Selisih antara harga jual dan harga buyback saat ini mencapai Rp154.000 per gram. Investor emas di Malinau, Monica, mengatakan penurunan harga justru menjadi momentum yang dinantikannya untuk kembali menambah kepemilikan emas.

“Saya sejujurnya untuk sekarang ini justru senang kalau harganya landai dulu karena masih pengen beli. Harapan kita yang nabung emas ini kan, beli di harga semurah mungkin dan jual saat tujuan tercapai,” ujar Monica.

Menurutnya, strategi tersebut membuat fluktuasi harga dalam jangka pendek tidak terlalu menjadi persoalan bagi investor yang menjadikan emas sebagai simpanan untuk tujuan keuangan jangka panjang.

Monica berharap ketika kebutuhan atau tujuan keuangan tersebut tercapai, harga emas sudah mengalami peningkatan yang lebih tinggi dibandingkan saat pembelian. “Syukur-syukur pada saat itu harganya sudah naik jauh lebih tinggi,” katanya.

Ia menilai investasi emas pada dasarnya memiliki prinsip yang mirip dengan menabung, terutama bagi masyarakat yang ingin menjaga nilai kekayaan untuk kebutuhan di masa mendatang.

“Pada prinsipnya beli emas itu sama saja kayak nabung. Bayangkan saja kita nabung uang misalnya Rp50 juta untuk biaya anak sekolah sepuluh tahun kemudian, apakah uang Rp50 juta itu nilainya masih sama saat itu? Tentu tidak, karena nilai uang bisa tergerus inflasi. Kalau emas kan bisa menjaga nilai,” tuturnya.

Karena itu, Monica memilih melihat pergerakan harga emas dalam perspektif jangka panjang. Penurunan harga dalam jangka pendek justru dapat menjadi kesempatan untuk membeli secara bertahap, selama investasi tersebut disesuaikan dengan kemampuan dan tujuan keuangan.

Fluktuasi harga emas Antam pada perdagangan hari ini menunjukkan pergerakan yang kembali berlawanan dengan sehari sebelumnya. Setelah menguat Rp20.000 per gram pada Kamis, harga kembali terkoreksi Rp36.000 per gram pada Jumat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....