Emas Antam Anjlok ke Rp2,673 Juta per Gram, Buyback Terjun Rp67 Ribu
- 19 Jun 2026 11:22 WIB
- Malinau
Poin Utama
- Harga emas Antam kembali turun Rp30.000 per gram menjadi Rp2.673.000 pada Jumat (19/6/2026), sementara harga buyback anjlok Rp67.000 menjadi Rp2.408.000 per gram.
- Investor emas di Malinau mengaku sempat menyesal karena baru membeli saat harga lebih tinggi, namun tetap menilai fluktuasi harga jangka pendek sebagai hal yang wajar dalam investasi emas.
RRI.CO.ID, Malinau - Harga emas Antam kembali merosot Rp30.000 per gram pada Jumat (19/6/2026), melanjutkan koreksi dengan nilai yang sama yang terjadi sehari sebelumnya.
Berdasarkan pantauan pada pukul 08.41 WIB, harga emas Antam berada di level Rp2.673.000 per gram. Sementara harga buyback atau pembelian kembali turun lebih dalam sebesar Rp67.000 per gram menjadi Rp2.408.000 per gram.
Penurunan harga tersebut menjadi perhatian sebagian investor yang baru melakukan pembelian emas dalam beberapa hari terakhir.
Seorang investor emas di Malinau, Indi, mengaku baru membeli emas pada Kamis (18/6/2026) saat harga masih berada di level Rp2.703.000 per gram.
“Padahal saya baru beli kemarin, masih di harga Rp2.703.000. Tahu-tahu turun lagi hari ini. Lumayan ya, jadi agak nyesel kenapa tidak beli hari ini saja,” kata Indi, Jumat (19/6/2026).
Meski demikian, ia menilai kondisi tersebut merupakan hal yang wajar dalam investasi emas karena harga dapat berubah setiap hari mengikuti pergerakan pasar.
“Iya, kadang hal seperti itu memang sering terjadi dalam investasi emas. Setelah kita beli di harga lebih tinggi, besoknya malah turun, atau sebaliknya” ujarnya.
Menurut Indi, fluktuasi harga jangka pendek tidak perlu disikapi secara berlebihan, terutama bagi investor yang membeli emas untuk tujuan jangka panjang.
“Tapi ya santai saja. Prinsipnya kan beli saat ada dana nganggur. Naik-turun dalam jangka pendek itu biasa, nanti juga naik lagi,” ucapnya.
Ia menambahkan, tidak semua investor bisa mendapatkan harga terbaik saat membeli emas karena pergerakan harga sangat sulit diprediksi.
“Kalau tidak dapat di harga lebih murah ya memang bukan rezekinya. Yang penting tetap konsisten investasi sesuai kemampuan,” katanya.
Koreksi harga emas dalam dua hari terakhir membuat sebagian calon pembeli kembali mencermati momentum untuk menambah kepemilikan logam mulia, sementara investor jangka panjang memilih mempertahankan strategi investasinya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....