Harga Emas Antam Turun Rp30 Ribu, Akhiri Tren Kenaikan
- 18 Jun 2026 14:34 WIB
- Malinau
Poin Utama
- Harga emas Antam turun Rp30.000 per gram menjadi Rp2.703.000 pada Kamis (18/6/2026), sementara harga buyback turun Rp39.000 menjadi Rp2.475.000 per gram, mengakhiri tren kenaikan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
- Investor emas di Malinau menilai penurunan harga merupakan hal wajar dan menegaskan emas tetap diminati karena likuiditasnya tinggi serta cocok untuk tujuan menabung dan menjaga nilai aset jangka panjang.
RRI.CO.ID, Malinau - Harga emas Antam turun Rp30.000 per gram pada Kamis (18/6/2026). Penurunan ini mematahkan tren kenaikan yang berlangsung beberapa hari terakhir.
Berdasarkan pembaruan pukul 08.54 WIB, harga emas Antam berada di level Rp2.703.000 per gram. Sehari sebelumnya, harga tercatat Rp2.733.000 per gram.
Harga buyback juga mengalami penurunan lebih dalam. Nilainya turun Rp39.000 menjadi Rp2.475.000 per gram.
Investor emas di Malinau, Wahyudi, menilai koreksi harga merupakan hal yang wajar. Menurutnya, pergerakan harga emas selalu dipengaruhi kondisi pasar dan sentimen global.
“Penurunan seperti ini sering terjadi setelah harga bergerak naik beberapa hari. Bagi penabung emas, kondisi ini tidak perlu disikapi berlebihan,” kata Wahyudi, Kamis (18/6/2026).
Ia mengatakan, emas tetap menjadi instrumen yang diminati karena memiliki tingkat likuiditas yang baik, artinya mudah dicairkan saat pemilik membutuhkan dana.
“Salah satu keunggulan emas ada pada likuiditasnya. Saat diperlukan, emas bisa dijual kembali dengan proses yang relatif cepat,” ujarnya.
Wahyudi menambahkan, tujuan utama menabung emas bukan untuk mengejar keuntungan jangka pendek. Menurutnya, emas lebih tepat digunakan sebagai sarana menjaga nilai aset dalam jangka panjang.
“Banyak masyarakat membeli emas untuk menabung. Fokusnya menjaga nilai uang dan mempersiapkan kebutuhan masa depan,” ucapnya.
Ia mengimbau masyarakat tetap memperhatikan tujuan keuangan sebelum membeli emas. Fluktuasi harga harian dinilai tidak akan terlalu memengaruhi hasil investasi jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....