Harga Emas Antam Naik Rp5 Ribu usai Melemah Signifikan Akhir Pekan
- 08 Jun 2026 15:51 WIB
- Malinau
Poin Utama
- Harga emas Antam naik Rp5.000 per gram menjadi Rp2.743.000 pada perdagangan Senin (8/6/2026), setelah sebelumnya mengalami penurunan signifikan Rp32.000 per gram pada akhir pekan.
- Investor emas di Malinau menilai fluktuasi harga merupakan hal wajar dan tetap optimistis terhadap prospek emas sebagai instrumen investasi jangka panjang serta aset pelindung nilai dari inflasi.
RRI.CO.ID, Malinau - Harga emas Antam menguat Rp5.000 per gram pada perdagangan Senin (8/6/2026). Kenaikan tersebut mendorong harga emas menjadi Rp2.743.000 per gram pada pukul 08.08 WIB.
Harga buyback juga naik, yakni Rp9.000 per gram menjadi Rp2.540.000 per gram. Pergerakan tersebut terjadi setelah pelemahan cukup dalam pada perdagangan sebelumnya.
Pada Sabtu (6/6/2026), harga emas Antam ditutup dengan penurunan sebesar Rp32.000 per gram. Sementara harga buyback melemah Rp52.000 per gram.
Investor emas di Malinau, Heri, menilai kenaikan hari ini menunjukkan emas masih memiliki daya tarik sebagai instrumen investasi jangka panjang. Menurutnya, fluktuasi harian merupakan hal yang wajar dalam perdagangan logam mulia.
“Pergerakan naik dan turun seperti ini sudah biasa. Saya melihat prospek emas tetap baik untuk investasi jangka panjang,” kata Heri, Senin (8/6/2026).
Heri menjelaskan, emas masih dipilih banyak investor karena dianggap mampu menjaga nilai aset saat kondisi ekonomi tidak menentu. Selain itu, emas relatif mudah diperjualbelikan ketika dibutuhkan.
“Tujuan utama saya berinvestasi emas adalah melindungi nilai kekayaan dari inflasi. Emas juga menjadi cadangan dana yang bisa digunakan sewaktu-waktu,” ujarnya.
Menurut Heri, penurunan harga justru sering dimanfaatkan investor untuk menambah kepemilikan. Strategi tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan keuangan masing-masing.
“Ketika harga terkoreksi, biasanya saya melihat peluang untuk membeli secara bertahap. Dengan cara itu, risiko dari fluktuasi harga bisa lebih terkendali,” ucapnya.
Ia menambahkan, permintaan emas diperkirakan tetap stabil dalam beberapa waktu ke depan. Kondisi tersebut dinilai dapat mendukung prospek harga emas sebagai aset lindung nilai.
“Selama masih ada kebutuhan masyarakat untuk menyimpan nilai aset yang aman, saya yakin emas akan tetap menjadi pilihan investasi yang menarik,” tutup Heri. (Ading)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....