Harga Emas Koreksi Tipis, Investor Sarankan Menabung Bertahap
- 08 Mei 2026 08:59 WIB
- Malinau
Poin Utama
- Harga emas Antam mengalami penurunan sebesar Rp1.000 menjadi Rp2.839.000 per gram pada Jumat (8/5/2026), yang dinilai sebagai fluktuasi wajar setelah sempat mengalami tren kenaikan signifikan dalam beberapa hari sebelumnya.
- Investor menyarankan masyarakat untuk menabung emas secara rutin dengan metode mencicil setiap bulan dan menggunakan dana khusus (bukan dana kebutuhan harian) guna membangun aset jangka panjang seperti dana pendidikan atau darurat.
RRI.CO.ID, Malinau - Harga emas Antam mengalami koreksi tipis sebesar Rp1.000 per gram pada Jumat (8/5/2026). Penurunan ini memutus tren kenaikan beruntun harga emas yang terjadi dalam dua hari terakhir.
Berdasarkan pembaruan pukul 08.25 WIB, harga emas Antam kini berada di angka Rp2.839.000 per gram. Sementara harga buyback juga turun Rp1.000 menjadi Rp2.644.000 per gram.
Sehari sebelumnya, Kamis (7/5/2026), harga emas Antam tercatat menguat Rp17.000 per gram. Kenaikan itu melanjutkan tren positif setelah sehari sebelumnya emas mengalami dua kali kenaikan dengan total akumulasi Rp63.000 per gram.
Investor emas di Malinau, Dila, menilai, kondisi tersebut menunjukkan harga emas masih bergerak fluktuatif, sekaligus tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak diminati masyarakat.
Menurutnya, fluktuasi harga merupakan hal wajar dalam investasi emas. Masyarakat tidak perlu panik saat harga mengalami penurunan kecil.
“Turun Rp1.000 itu sangat tipis. Bagi penabung emas jangka panjang, kondisi seperti ini tidak banyak berpengaruh,” kata Dila di Malinau, Jumat (8/5/2026).
Dila menyarankan masyarakat memulai kebiasaan menabung emas secara bertahap. Cara tersebut dinilai lebih ringan dibanding membeli dalam jumlah besar sekaligus.
Ia menyebut metode mencicil pembelian emas setiap bulan efektif membangun aset. Nominal pembelian dapat disesuaikan dengan kemampuan keuangan masing-masing.
Selain itu, Dila mengingatkan pentingnya menetapkan tujuan investasi sebelum membeli emas. Target yang jelas membantu seseorang disiplin menabung.
“Emas cocok untuk dana pendidikan, biaya darurat, hingga persiapan kebutuhan masa depan. Karena itu, pembelian emas sebaiknya tidak memakai dana kebutuhan harian,” pungkasnya. (Ading)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....