Harga Emas Antam Menguat, Kembali ke Level 2,8 Juta
- 07 Mei 2026 11:23 WIB
- Malinau
Poin Utama
- Harga emas Antam pada perdagangan Kamis (7/5/2026) naik Rp17.000 menjadi Rp2.840.000 per gram, sementara harga buyback turut menguat Rp45.000 menjadi Rp2.625.000 per gram.
- Investor emas di Malinau, menyarankan masyarakat menabung emas secara rutin dan jangka panjang karena dinilai lebih stabil untuk menjaga nilai aset serta menghadapi inflasi.
RRI.CO.ID, Malinau - Harga emas Antam kembali mengalami penguatan pada perdagangan Kamis (7/5/2026). Berdasarkan pantauan perdagangan pukul 08.33 WIB, harga emas berada di level Rp2.840.000 per gram atau naik Rp17.000 dibanding perdagangan sebelumnya.
Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam juga mengalami kenaikan cukup signifikan menjadi Rp2.625.000 per gram. Angka tersebut naik Rp45.000 dibanding hari sebelumnya.
Kenaikan harga emas sudah terjadi sejak sehari sebelumnya. Pada perdagangan Rabu (6/5/2026), harga emas Antam tercatat dua kali mengalami penguatan, masing-masing naik Rp30.000 pada pagi hari dan kembali naik Rp33.000 pada sore hari hingga mencapai level Rp2.823.000 per gram.
Seorang investor emas di Malinau, Yulia, menilai tren kenaikan harga emas masih menunjukkan bahwa logam mulia tetap menjadi instrumen investasi yang cukup diminati masyarakat, terutama untuk tujuan jangka panjang dan menjaga nilai aset.
“Kalau untuk investasi jangka panjang, emas masih cukup aman karena nilainya cenderung stabil dan bisa mengikuti kenaikan inflasi,” kata Yulia, Kamis (7/5/2026).
Menurutnya, masyarakat yang ingin mulai berinvestasi emas tidak harus menunggu memiliki modal besar. Menabung emas sedikit demi sedikit dinilai lebih realistis dan membantu membangun kebiasaan investasi secara bertahap.
Ia menyarankan masyarakat membeli emas secara rutin sesuai kemampuan keuangan bulanan dibanding membeli dalam jumlah besar sekaligus. Cara tersebut dinilai lebih efektif untuk menjaga konsistensi menabung.
“Yang penting itu konsisten. Tidak perlu langsung beli banyak, misalnya satu gram. Sekarang sudah banyak pilihan tabungan emas yang bisa dimulai dari nominal kecil,” ujarnya.
Yulia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah panik ketika harga emas mengalami penurunan maupun kenaikan tajam dalam waktu singkat. Menurutnya, investasi emas lebih cocok digunakan sebagai tabungan jangka panjang dibanding untuk mencari keuntungan cepat.
“Kalau niatnya untuk menabung masa depan, pendidikan anak atau dana darurat, emas itu masih sangat bagus. Yang penting beli di tempat terpercaya dan jangan tergoda investasi yang menjanjikan keuntungan terlalu cepat,” tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....