Harga Emas Antam Naik Rp5.000 usai Koreksi Awal Pekan
- 28 Apr 2026 08:51 WIB
- Malinau
Poin Utama
- Harga emas Antam naik Rp5.000 per gram menjadi Rp2.814.000 setelah sebelumnya turun Rp16.000 pada awal pekan.
- Investor memilih menahan emas karena tren jangka panjang dinilai masih berpotensi menguat meski pergerakan harga fluktuatif.
RRI.CO.ID, Malinau - Harga emas Antam kembali mengalami kenaikan sebesar Rp5.000 per gram pada Selasa (28/4/2026). Kenaikan ini terjadi setelah sebelumnya harga emas sempat terkoreksi Rp16.000 pada awal pekan.
Berdasarkan pembaruan pukul 08.19 WIB, harga emas Antam berada di kisaran Rp2.814.000 per gram. Sementara harga buyback tercatat di posisi Rp2.625.000 per gram atau naik Rp5.000 per gram.
Seorang investor emas di Malinau, Rahmat, mengatakan pergerakan harga emas dalam beberapa hari terakhir masih tergolong fluktuatif. Meski demikian, ia menilai tren jangka panjang masih menunjukkan penguatan.
“Koreksi kemarin itu wajar, biasanya setelah turun cukup dalam, harga akan naik lagi meski tidak langsung signifikan,” ujarnya saat dimintai tanggapan.
Ia mengaku memilih untuk tetap menahan aset emas yang dimilikinya. Menurutnya, kondisi saat ini belum menjadi waktu yang tepat untuk melepas emas.
“Saya masih tahan, karena kalau dilihat tren global, emas masih berpotensi naik,” katanya.
Rahmat juga menilai kenaikan Rp5.000 per gram belum terlalu berdampak besar bagi investor. Namun, hal ini menjadi sinyal positif setelah penurunan sebelumnya.
“Kalau kenaikan kecil seperti ini lebih ke pemulihan saja, belum menunjukkan lonjakan kuat,” ucapnya.
Ia menambahkan investor perlu mencermati perkembangan ekonomi global yang turut memengaruhi harga emas. Selain itu, faktor nilai tukar dan kebijakan suku bunga juga menjadi pertimbangan.
“Biasanya kalau kondisi global tidak stabil, emas justru jadi pilihan aman. Jadi saya masih optimistis,” tuturnya.
Investor diharapkan tetap bijak dalam mengambil keputusan, baik untuk membeli maupun menjual emas, dengan mempertimbangkan tren pasar yang terus bergerak dinamis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....