Harga Emas Antam Terkoreksi Rp50.000 usai Naik Rp40.000

  • 22 Apr 2026 11:01 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • Harga emas Antam turun Rp50.000 per gram ke level Rp2.830.000, buyback Rp2.640.000.
  • Investor menilai fluktuasi wajar dan menyarankan fokus pada tujuan jangka panjang.

RRI.CO.ID, Malinau - Harga emas Antam kembali mengalami koreksi sebesar Rp50.000 per gram pada Rabu (22/4/2026). Penurunan ini terjadi setelah sehari sebelumnya harga emas sempat menguat Rp40.000 per gram.

Berdasarkan pembaruan pukul 08.50 WIB, harga emas Antam berada di posisi Rp2.830.000 per gram. Sementara itu, harga buyback ikut terkerek menjadi Rp2.640.000 per gram.

Fluktuasi harga emas dalam beberapa hari terakhir dinilai masih dalam rentang wajar. Pergerakan naik dan turun tersebut dipengaruhi dinamika pasar global yang terus berubah.

Seorang investor emas di Malinau, Fitri, mengatakan kondisi harga emas saat ini memang terlihat fluktuatif. Namun, harga sebenarnya masih bertahan di kisaran yang relatif sama dalam beberapa pekan terakhir.

“Memang kelihatannya fluktuatif ya harga emas sekarang, tapi sebenarnya posisi harga beberapa hari terakhir nggak bergeser dari angka 2,8 jutaan rupiah per gram,” ujar Fitri.

Ia menjelaskan, banyak faktor yang memengaruhi pergerakan harga emas dunia. Di antaranya nilai tukar dolar AS hingga kondisi geopolitik yang memicu ketidakpastian pasar.

“Banyak faktor yang memengaruhi harga emas dunia, kebijakan suku bunga, nilai tukar, ketegangan geopolitik, contohnya dolar kuat kan harga emas turun,” katanya.

Menurut Fitri, investor tidak perlu terlalu khawatir dengan fluktuasi jangka pendek. Ia menekankan pentingnya fokus pada tujuan investasi jangka panjang.

“Fokus aja sama tujuan jangka panjang, dan tetap pantau harga, itu aktivitas yang cukup menarik bagi pemegang emas,” ucapnya.

Dengan memantau pergerakan harga, lanjutnya, investor dapat memperkirakan nilai kekayaan yang dimiliki. Hal ini menjadi salah satu daya tarik investasi emas di tengah kondisi ekonomi global yang dinamis.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....