Harga Emas Antam Menguat, Investor Pilih Tahan Aset
- 15 Apr 2026 09:45 WIB
- Malinau
Poin Utama
- Harga emas Antam naik Rp30.000 menjadi Rp2.893.000 per gram, buyback naik Rp35.000.
- Tren penguatan berlanjut dari hari sebelumnya dengan kenaikan signifikan hingga Rp45.000.
- Investor lokal memilih menabung emas secara rutin sebagai strategi investasi aman jangka panjang.
RRI.CO.ID, Malinau - Harga emas Antam kembali menguat pada perdagangan Rabu (15/4/2026). Kenaikan mencapai Rp30.000 per gram dan mendorong harga ke Rp2.893.000.
Harga buyback juga ikut terangkat sebesar Rp35.000 per gram menjadi Rp2.674.000. Penguatan ini melanjutkan tren kenaikan sejak sehari sebelumnya.
Pada Selasa (14/4/2026), harga emas tercatat melonjak hingga Rp45.000 per gram. Sementara harga buyback saat itu naik Rp54.000 per gram.
Seorang investor emas di Malinau, Arif, mengaku tren kenaikan ini semakin memperkuat keyakinannya untuk terus menabung emas. Ia menyebut emas sebagai instrumen investasi yang relatif aman dalam jangka panjang.
“Sejak beberapa tahun terakhir saya rutin membeli emas sedikit demi sedikit. Saat harga naik seperti sekarang, nilainya terasa sekali berkembang,” ujar Arif, Rabu (15/4/2026).
Menurutnya, konsistensi menjadi kunci dalam berinvestasi emas. Ia menyarankan masyarakat tidak perlu menunggu harga turun terlalu jauh untuk mulai membeli.
“Kalau menunggu harga turun terus, seringnya malah tidak jadi beli. Saya biasanya beli rutin setiap bulan, berapapun harganya,” katanya.
Arif juga membagikan pengalamannya dalam mengelola tabungan emas agar lebih optimal. Ia memilih menyimpan emas dalam bentuk fisik dan sebagian melalui layanan tabungan emas digital.
“Diversifikasi penting juga, jadi tidak semua disimpan dalam satu bentuk. Ini membantu kalau sewaktu-waktu butuh likuiditas cepat,” ucapnya.
Ia menambahkan, emas cocok dijadikan instrumen lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi. Selain itu, emas juga dinilai mudah dicairkan ketika dibutuhkan.
“Emas itu fleksibel, bisa dijual kapan saja. Itu yang membuat saya tetap percaya untuk menjadikannya tabungan jangka panjang,” kata Arif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....