Harga Emas Antam Kembali Turun Tajam, Investor Pilih Tahan Beli

  • 20 Mar 2026 09:54 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • Harga emas Antam turun tajam pada 20 Maret 2026 menjadi Rp2.893.000 per gram, sementara buyback di Rp2.610.000.
  • Penurunan berlanjut sejak sehari sebelumnya, menunjukkan tren koreksi setelah sempat menyentuh level tertinggi di atas Rp3 juta.
  • Investor cenderung menahan beli, karena fokus pada kebutuhan hari raya meski harga dinilai sedang menarik.

RRI.CO.ID, Malinau - Harga emas batangan Antam kembali merosot cukup dalam pada Jumat (20/3/2026). Penurunan ini terjadi di tengah momentum kebutuhan masyarakat menjelang hari raya.

Berdasarkan pembaruan pukul 09.13 WIB, harga emas berada di level Rp2.893.000 per gram. Angka ini turun Rp50.000 dari harga sebelumnya Rp2.943.000 per gram.

Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali oleh Antam berada di angka Rp2.610.000 per gram. Nilai tersebut turun Rp55.000 dibandingkan harga sebelumnya.

Sehari sebelumnya, harga emas Antam juga lebih dulu mengalami penurunan. Harga tercatat turun Rp53.000 dari posisi Rp2.996.000 per gram. Sedangkan nilai buyback sehari sebelumnya tercatat turun sebesar Rp83.000.

Meski harga sedang turun, sebagian investor memilih menahan pembelian. Salah satunya karena kebutuhan menjelang hari raya yang lebih diprioritaskan.

“Pengen sih beli mumpung harga turun, tapi untuk saat ini prioritas untuk kebutuhan hari raya dulu,” ujar Dini, investor emas di Malinau.

Ia menilai penurunan harga saat ini sebenarnya menjadi momentum yang menarik. Namun kondisi keuangan menjadi pertimbangan utama sebelum melakukan pembelian.

“Sayang sebenarnya momen koreksi tidak dimanfaatkan untuk beli. Kapan lagi harga bisa turun ke level Rp2,8 juta setelah sempat all time high di atas Rp3 juta pada Januari lalu,” katanya.

Menurutnya, pergerakan harga emas masih sulit diprediksi. Tidak menutup kemungkinan tren penurunan masih akan berlanjut.

“Tapi bisa jadi penurunan masih berlanjut ya. Kita nggak bisa benar-benar prediksi harga di pasar emas,” ujarnya.

Ia pun menyarankan masyarakat untuk membeli emas jika memiliki dana yang tidak digunakan untuk kebutuhan utama. Langkah ini dinilai lebih aman dalam berinvestasi.

“Menurut saya, buat yang pengen beli, gas saja kalau memang punya dana dingin,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....