Harga Emas Hari Ini Turun Signifikan, Investor Akui Efek FOMO

  • 19 Mar 2026 12:23 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • Harga emas Antam turun Rp53.000 menjadi Rp2.943.000 per gram, sementara buyback turun Rp83.000.
  • Penurunan terjadi setelah sempat naik Rp8.000, dengan total koreksi mencapai Rp99.000 dalam sepekan.
  • Investor tetap optimistis jangka panjang meski mengaku menyesal membeli saat harga puncak.

RRI.CO.ID, Malinau - Harga emas Antam mengalami penurunan cukup dalam pada Kamis (19/3/2026) pagi. Penurunan ini terjadi setelah sempat mengalami kenaikan tipis sehari sebelumnya.

Harga emas Antam tercatat berada di level Rp2.943.000 per gram atau turun Rp53.000 dari harga sebelumnya Rp2.996.000 per gram. Sementara itu, harga buyback juga mengalami penurunan signifikan.

Harga buyback kini berada di Rp2.665.000 per gram atau turun Rp83.000 dibandingkan harga sebelumnya. Kondisi ini menjadi perhatian bagi para investor emas, khususnya yang membeli di harga tinggi.

Sehari sebelumnya, harga emas Antam sempat mengalami kenaikan Rp8.000 setelah koreksi beruntun sejak pekan lalu. Total penurunan dalam periode tersebut bahkan mencapai Rp99.000 per gram.

Salah satu investor emas di Malinau, Dian, mengaku sempat merasakan penyesalan karena membeli di harga puncak. Namun, ia tetap optimistis terhadap prospek emas dalam jangka panjang.

“Sebagai orang yang sempat beli di harga puncak waktu itu, saya agak nyesal sih. Bukan nyesal membeli, tapi kalau tidak ikut FOMO kemarin, mungkin bisa dapat harga lebih murah,” ujarnya.

Meski demikian, Dian menegaskan keyakinannya bahwa investasi emas masih menjanjikan. Ia menilai tren harga emas akan tetap positif dalam jangka panjang.

“Tapi bagaimanapun saya tetap yakin, kalau dalam jangka panjang trennya pasti akan positif,” katanya.

Penurunan harga emas ini dinilai sebagai bagian dari dinamika pasar yang wajar. Investor diimbau tetap bijak dalam mengambil keputusan, terutama dengan mempertimbangkan tujuan investasi jangka panjang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....