Akses Internet di Pedalaman Sungai Tubu Kian Merata
- 26 Des 2025 17:55 WIB
- Malinau
KBRN, Malinau : Akses layanan internet di wilayah pedalaman Kabupaten Malinau terus mengalami peningkatan. Di Kecamatan Sungai Tubu, jaringan internet kini mulai menjangkau sekolah dasar dan puskesmas pembantu (Pustu) melalui program WIFI BAKTI AKSI.
Kecamatan Sungai Tubu merupakan satu dari 15 kecamatan di Kabupaten Malinau yang masuk dalam klaster pedalaman. Meski berada di wilayah terpencil, persoalan akses telekomunikasi dan informasi secara bertahap mulai teratasi.
Camat Sungai Tubu, Jimmy Sakai, mengatakan sejak tahun 2024, telah terpasang sembilan titik WIFI BAKTI AKSI di wilayahnya. Sebelumnya program ini diusulkan masyarakat yang dikomunikasikan secara intens dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malinau.
“Pada tahun 2024 kami mendapatkan tiga unit yang dipasang di tiga puskesmas pembantu. Sementara pada tahun 2025 ini bertambah enam unit, yakni lima di sekolah dasar dan satu di Pustu. Jadi total ada sembilan titik WIFI BAKTI AKSI yang terpasang,” ujar Jimmy Sakai, Jumat (26/12/25).
Selain itu, Jimmy menyebut terdapat satu titik akses internet lain yang terpasang di tingkat SMA melalui program Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Utara. Keberadaan jaringan internet tersebut dinilai sangat membantu pelayanan dasar dan kegiatan belajar mengajar.
Meski demikian, ia mengingatkan adanya tantangan dalam pemanfaatan internet, terutama bagi anak-anak. Pengawasan penggunaan internet menjadi perhatian pemerintah kecamatan dan masyarakat setempat.
“Kami bersyukur internet sudah masuk ke sekolah dan Pustu. Tentu ini juga menambah tanggung jawab kami dalam melakukan pengawasan, khususnya agar anak-anak terhindar dari dampak negatif teknologi,” katanya.
Harapannya, internet ini bisa menjadi sarana pembelajaran dan sumber informasi untuk menambah pengetahuan mereka. Jimmy menambahkan, saat ini wilayah Kecamatan Sungai Tubu sudah tidak lagi mengalami blank spot. Tower telekomunikasi telah tersedia di lima desa, meski kapasitas jaringannya masih terbatas.
“Tower sudah ada di lima desa, tetapi kapasitasnya masih kecil. Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Kominfo terkait rencana peningkatan bandwidth di setiap tower,” jelasnya.
Diketahui, tower-tower telekomunikasi di wilayah Sungai Tubu dibangun oleh Kementerian Komunikasi dan Digital melalui BAKTI (Badan Aksesibilitas Komunikasi Telekomunikasi dan Informasi). Pemerintah kecamatan berharap peningkatan kapasitas jaringan dapat segera direalisasikan agar akses internet di pedalaman Malinau semakin optimal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....