Warga Apresiasi Rencana Penanganan Longsor di Apau Ping

  • 04 Jul 2025 16:08 WIB
  •  Malinau

KBRN, Malinau : Warga dan pemerintah kecamatan Bahau Hulu menyampaikan apresiasi atas respon Pemerintah Kabupaten Malinau melalui Dinas PUPR-Perkim yang telah menurunkan tim teknis untuk meninjau lokasi longsor di Desa Apau Ping. Peninjauan ini dilakukan sebagai langkah awal penanganan potensi bencana yang sudah mengancam permukiman warga di tepi Sungai Bahau.

‎Camat Bahau Hulu, Victor Romawan, mengatakan bahwa sebelumnya pihak kecamatan bersama pemerintah desa telah menyampaikan laporan secara tertulis kepada dinas teknis maupun pimpinan daerah. Laporan tersebut ditindaklanjuti dengan kehadiran tim lapangan dari Dinas PUPR-Perkim untuk meninjau kondisi dan menyusun strategi teknis pencegahan longsor lebih luas.

‎“Kami menyampaikan terima kasih pada Pemerintah Daerah atas respons yang diberikan melalui dinas teknis yang telah meninjau langsung lokasi longsor di Apau Ping dan mulai menyusun langkah-langkah penanganan di lapangan,” ujar Victor Romawan, Camat Bahau Hulu.

‎Menurutnya, dinas teknis merencanakan pembangunan bronjong di titik rawan longsor. Langkah ini dianggap penting karena area yang terdampak berada sangat dekat dengan rumah warga, bahkan beberapa hunian disebut sudah berada dalam zona bahaya.

‎"Itu informasi yang kami terima, Dinas PUPR-Perkim juga menyampaikan bahwa mereka akan terus melakukan koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Kalimantan Timur sebagai bagian dari penanganan menyeluruh terhadap ancaman longsor di sepanjang tebing Sungai Bahau," imbuhnya.

‎Longsor yang terjadi di Apau Ping menggerus tebing sungai setinggi sekitar 8 meter dengan panjang longsoran mencapai 200 meter. Kondisi ini mengancam sejumlah rumah warga serta fasilitas publik yang berada di dekat bibir sungai, sehingga diperlukan penanganan teknis untuk mencegah kerusakan yang lebih luas dan risiko keselamatan bagi masyarakat sekitar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....