Biaya Sambungan Baru Air Bersih Diturunkan, Targetkan 500–700 Pelanggan Baru / Tahun
- 10 Sep 2026 09:25 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau — Direktur Perumda Air Minum Apa' Mening Malinau, Indra Gunawan, menyampaikan kebijakan penurunan biaya sambungan baru layanan air bersih serta kesiapan penambahan kapasitas produksi untuk melayani permintaan masyarakat, Selasa (9/9/2026). Kebijakan ini diambil agar seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat akses air bersih yang terjangkau.
"Kami menurunkan biaya sambungan baru yang tadinya di angka Rp3.000.000 hingga Rp3.140.000 menjadi Rp1.750.000. Kenapa kami lakukan? Karena supaya masyarakat sama-sama bisa merasakan namanya air," ujar Indra Gunawan.
Kebijakan penurunan biaya ini diprediksi akan meningkatkan jumlah pemohon sambungan baru sebanyak 500 hingga 700 pelanggan per tahun. Namun, penambahan jumlah pelanggan ini menjadi tantangan tersendiri mengingat kapasitas produksi air yang saat ini sudah mendekati batas optimal. "Tambah 500 sampai 700 pelanggan baru itu tidak main-main. Makanya pola efisiensi perlu terus dilakukan," tegasnya.
Untuk mengimbangi peningkatan permintaan, Perumda Pak Mening Malinau telah mendapatkan dukungan bantuan APBN untuk pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru di Kuala dengan kapasitas 20 liter per detik, yang diperkirakan mampu melayani hingga 1.500 pelanggan baru. Selanjutnya, direncanakan pembangunan IPA kedua dengan kapasitas 100 liter per detik di wilayah utara Malinau, yang akan memperbesar kapasitas produksi secara signifikan.
"Kami berharap IPA terus bertambah, seiring bertambahnya volume pemakaian air masyarakat. Titik-titik perpanjangan jaringan juga sedang terus dikerjakan di beberapa wilayah Kabupaten Malinau," tambah Indra.
Ia menegaskan bahwa pengembangan infrastruktur air bersih ini dilakukan agar layanan dapat menjangkau lebih luas, sekaligus menjamin ketersediaan air yang cukup dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Malinau.(*)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....