PKK Malinau Tingkatkan Peran Keluarga Hidup Sehat dan Tanggap Bencana

  • 16 Apr 2026 23:36 WIB
  •  Malinau
RRI.CO.ID, Malinau – Ketua TP PKK Malinau, Ny. Maylenty Wempi, mengatakan, sosialisasi terpadu Program Aku Hatinya PKK, rumah sehat, serta kesiapsiagaan terhadap bencana banjir dan kebakaran di Aula Kantor PKK Malinau, Kamis (16/4/2026) menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemahaman kader PKK di malinau. Sekaligus peran aktif masyarakat dalam menjaga kesehatan, lingkungan, serta kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tingkat Kabupaten Malinau tahun 2026, yang bertujuan memperkuat peran PKK dalam pemberdayaan keluarga dan masyarakat.
Maylenty menjelaskan, Program Aku Hatinya PKK memiliki makna “Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman”, yang mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah secara produktif. “Dengan menanam tanaman pangan, obat keluarga, dan tanaman hias, kita tidak hanya meningkatkan ketahanan pangan keluarga, tetapi juga menciptakan lingkungan yang asri dan sehat,” ujarnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya konsep rumah sehat sebagai tempat tumbuh dan berkembangnya keluarga. Rumah yang sehat, menurutnya, harus memenuhi standar kebersihan, memiliki sirkulasi udara yang baik, akses air bersih, serta sanitasi yang layak.
Melalui peran Pokja, masyarakat juga didorong untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang dimulai dari lingkungan keluarga. "Saya mengingatkan agar para kader PKK tidak hanya menyosialisasikan, tetapi juga menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari," katanya.
Lebih lanjut, Ny. Maylenty juga menyoroti pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana. Khususnya banjir yang kerap terjadi di sejumlah wilayah di Malinau.
"Saya berharap melalui sinergi dengan instansi terkait, masyarakat dapat memahami langkah-langkah penanganan darurat guna meminimalisir risiko dan dampak bencana," imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Maylenty juga menugaskan para peserta yang merupakan perwakilan TP PKK kecamatan untuk menyebarluaskan kembali materi sosialisasi kepada masyarakat di desa masing-masing. “Peran ibu-ibu PKK adalah ujung tombak perubahan. Jadilah agen penggerak, teladan, dan sumber inspirasi bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia optimistis, dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, masyarakat Malinau mampu mewujudkan keluarga yang sehat, lingkungan yang asri, serta tangguh terhadap bencana. "Saya Optimis, semua itu dapat terwujud serta tangguh terhdap bencana jika para ibu-ibu ini dapat bergotong royong dan penuh kebersamaan," ungkapnya.
Menutup sambutannya, Ny. Maylenty menyampaikan apresiasi kepada para narasumber yang berasal dari Dinas Lingkungan Hidup, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Satpol PP dan Damkar, serta Tim Penggerak PKK yang telah berbagi ilmu dan pengalaman. “Semoga ilmu yang disampaikan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kabupaten Malinau,” tutupnya.(*)
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....