Sukses Selenggarakan MTQ, LPTQ Soroti Pentingnya Pembinaan Quran

  • 11 Mei 2026 08:41 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • Ketua LPTQ Kabupaten Malinau, Kamran Daik, menekankan pentingnya pembinaan qori-qoriah dan hafiz-hafizah secara berkelanjutan usai pelaksanaan MTQ ke-22 tingkat Kabupaten Malinau.
  • Sebanyak 328 peserta mengikuti berbagai cabang lomba MTQ, dan para juara diminta terus meningkatkan kemampuan untuk menghadapi MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Utara pada Juni 2026.

RRI.CO.ID, Malinau - Suksesnya pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-22 tingkat Kabupaten Malinau dinilai menjadi pijakan untuk memperkuat pembinaan Al-Quran di tengah masyarakat.

‎Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Malinau, Kamran Daik, menegaskan pembinaan qori-qoriah dan hafiz-hafizah harus terus berjalan setelah pelaksanaan MTQ.

‎Hal itu disampaikan Kamran saat menyampaikan laporan dalam penutupan MTQ di Masjid At-Tauhid, Minggu (10/5/2026) malam. Menurutnya, hal tersebut juga menjadi perhatian Bupati Malinau selaku pembina LPTQ Kabupaten Malinau agar syiar Al-Quran terus berkembang di daerah.

‎“Bapak Bupati Malinau sebagai pembina LPTQ Kabupaten Malinau menyampaikan kepada kami untuk terus melaksanakan pembinaan-pembinaan dalam melaksanakan syiar Al-Quran,” kata Kamran.

‎Ia menilai antusiasme masyarakat dan peserta pada MTQ tahun ini menunjukkan semangat mempelajari Al-Quran di Malinau terus tumbuh.

‎Sebanyak 328 peserta mengikuti berbagai cabang lomba, mulai dari tartil, tilawah, qiraat mujawwad, qiraat murattal dan cacat netra, tahfiz dan tafsir Al-Quran, fahmil Quran, syarhil Quran hingga kaligrafi Al-Quran.

‎Kamran mengatakan pembinaan qori-qoriah dan hafiz-hafizah selama ini turut diperkuat melalui IPQO atau Ikatan Persaudaraan Qori-Qoriah dan Hafiz-Hafizah.

‎Ia menilai, organisasi tersebut memiliki peran penting dalam menjaga kualitas bacaan dan hafalan Al-Quran serta mendukung pelaksanaan MTQ di berbagai tingkatan.

‎Selain menyoroti pembinaan, Kamran juga mengingatkan peserta agar tidak menjadikan MTQ sekadar ajang mengejar kemenangan. Ia berharap nilai-nilai Al-Quran dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

‎“Kemenangan sejati bukanlah sekadar mendapatkan piala atau piagam, melainkan seberapa dalam Al-Quran membekas dalam akhlak dan perilaku kita sehari-hari,” ujarnya.

‎Ia meminta peserta yang meraih juara terus meningkatkan kemampuan sebagai persiapan menghadapi MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Utara yang dijadwalkan berlangsung di Malinau pada Juni 2026.

‎Sementara peserta yang belum berhasil diminta tetap semangat belajar dan terus berinteraksi dengan Al-Quran. Ia berharap semangat MTQ terus hidup melalui lantunan ayat suci Al-Quran di rumah-rumah dan lingkungan masyarakat.

‎Dalam kesempatan itu, Kamran turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Malinau, dewan hakim, panitia, serta masyarakat RT 15 Desa Malinau Kota yang mendukung pelaksanaan MTQ. (Ading)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....