Penutupan MTQ, Kemenag Malinau Ajak Masyarakat Gaungkan Al-Qur’an
- 11 Mei 2026 11:22 WIB
- Malinau
Poin Utama
- Masyarakat diminta tetap menggaungkan dan mengamalkan nilai Al-Qur'an di kehidupan sehari-hari meski ajang MTQ Ke-22 telah resmi berakhir.
- Sukses menggelar tingkat kabupaten, Malinau kini fokus bersiap menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Utara pada Juni 2026.
RRI.CO.ID, Malinau - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malinau, Sapriansyah Alie, mengajak masyarakat terus menggaungkan nilai-nilai Al-Qur’an setelah penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-22 tingkat Kabupaten Malinau.
Dalam momen penutupan MTQ di Masjid At-Tauhid, Minggu (10/5/2026), Sapriansyah menegaskan, berakhirnya MTQ bukan akhir dari pembinaan Al-Qur’an di tengah masyarakat.
“Tugas kita sebenarnya belumlah selesai. Saat panggung MTQ ini ditutup, maka tugas yang sesungguhnya adalah bagaimana agar gaung Al-Qur’an ini kita bawa ke rumah masing-masing, ke sekolah, ke madrasah, ke kantor, dan di tengah-tengah masyarakat,” kata Sapriansyah.
| Baca juga: LPTQ Gelar TC jelang MTQ Provinsi Kaltara |
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Malinau, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), panitia, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan MTQ Ke-22.
Menurutnya, kolaborasi seluruh unsur sejakdibuka pada Selasa (5/5/2026) menjadi faktor penting keberhasilan pelaksanaan MTQ yang berlangsung selama enam hari tersebut.
“Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya saya sampaikan kepada Sekretaris Daerah dan Ketua LPTQ Kabupaten Malinau beserta seluruh jajaran panitia yang sejak awal mengarahkan agar MTQ ke-22 di Malinau ini sukses dan menghasilkan perwakilan yang berkualitas,” ujarnya.
Sapriansyah juga menyinggung persiapan Kabupaten Malinau sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat Provinsi Kalimantan Utara yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026.
“Insyaallah bulan Juni nanti kita akan mengadakan MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Utara di Kabupaten Malinau. Untuk itu kami mohon arahan dan bimbingan dari Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda,” katanya.
Ia berharap semangat MTQ tidak berhenti pada perlombaan, tetapi menjadi momentum memperkuat pembinaan generasi Qur’ani dan membangun kehidupan masyarakat yang religius di Kabupaten Malinau.
Sapriansyah menutup sambutannya dengan harapan Malinau dapat menjadi daerah yang diberkahi dan maju melalui penguatan nilai-nilai keagamaan. “Kita bersama-sama menjadikan Malinau sebagai kabupaten yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” ucapnya. (Ading)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....