Kerukunan Umat Beragama Kunci Utama Indonesia Damai Maju
- 03 Jan 2026 16:18 WIB
- Malinau
KBRN, Malinau: Kerukunan umat beragama merupakan kunci utama dalam mewujudkan Indonesia yang damai dan maju. Hal tersebut ditegaskan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Malinau, Drs. H. Kamran Daik, M.Si., saat memimpin upacara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama RI tingkat Kabupaten Malinau di halaman MTs Negeri Malinau, Sabtu (3/1/2026).
Membacakan sambutan Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, Kamran Daik menekankan bahwa kerukunan tidak boleh hanya dimaknai sebagai absennya konflik semata. Sebaliknya, kerukunan harus menjadi kekuatan kolaboratif yang mendorong pembangunan nasional.
“Kerukunan adalah energi kebangsaan. Di dalamnya terdapat sinergi produktif, di mana perbedaan identitas, keyakinan, dan latar belakang sosial dirajut menjadi kolaborasi untuk menggerakkan kemajuan Indonesia,” ujar Kamran.
Ia menambahkan, kehadiran Kementerian Agama sejak awal kemerdekaan merupakan kebutuhan nyata bangsa Indonesia yang majemuk. Republik ini dibangun melalui sinergi seluruh elemen bangsa, bukan oleh satu golongan saja. Sebagai penjaga nalar agama dalam bingkai kebangsaan, peran Kemenag pada usia ke-80 ini dinilai semakin luas dan krusial.
Saat ini, Kemenag aktif meningkatkan kualitas pendidikan, merawat kerukunan, hingga memberdayakan ekonomi umat melalui program "Kemenag Berdampak". Transformasi digital juga membuat layanan keagamaan kini semakin cepat, transparan, dan mudah diakses.
Di sektor pendidikan, Kamran menilai kualitas madrasah dan perguruan tinggi keagamaan menunjukkan peningkatan signifikan.
“Institusi pendidikan di bawah Kemenag tidak lagi dipandang sebagai pilihan kedua. Inovasi kurikulum dan penguatan sarana prasarana telah menempatkannya sejajar, bahkan melampaui standar pendidikan lainnya,” pungkasnya. (*)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....