Tanam Raya Jagung, Polres Malinau Setorkan 2,2 Ton Hasil Panen
- 09 Mar 2026 15:24 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau - Tanam Raya Jagung serentak kuartal I dalam rangka mendukung program swasembada pangan, turut dilaksanakan secara daring di Desa Malinau Kota, RT 13, Sabtu (07/03/2026).
Bahkan, Bupati Malinau, Wempi W. Mawa didampingi Kapolres Malinau, AKBP Imam Irawan, S.I.K., bersama para pejabat lainnya turut hadir untuk mendengarkan arahan dari Mabes Polri serta ikut melakukan penanaman jagung.
Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor: ST/459/III/KEP./2026 tentang pelaksanaan Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I dalam rangka mendukung Swasembada Pangan Tahun 2026.
Kapolres Malinau menegaskan kegiatan ini merupakan upaya kepolisian dalam mendukung dan menyukseskan program swasembada serta ketahanan pangan di daerah. Polres Malinau sendiri telah menyetorkan hasil panen jagung sebanyak 2,2 ton kepada Bulog dari hasil tanam 2025 lalu.
"Polres Malinau telah menyetokan hasil jagung kepada Bulog sebanyak 2,2 ton hasil panen tanam tahun 2025 lalu. di tahun ini diharapkan akan semakin meningkat dan lebih banyak lagi. baik secara luasan maupun hasil panennya," jelas AKBP Imam Irawan.
Sementara, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Malinau, Magdalena dalam kesempatan itu mengapresiasi Polres Malinau yang telah mendukung kegiatan tanam jagung dalam upaya meningkatkan produksi.
Apalagi kebutuhan jagung tinggi tapi produksinya masih kurang. "Dengan adanya program tanam jagung serentak kuartal I tahun 2026 dari aparat kepolisian ini diharapkan semakin meningkatkan hasil panen jagung di Kabupaten Malinau. Masyarakat akan terdorong untuk tanam jagung karena harus diakui bahwa kebutuhan jagung khususnya untuk pakan ternak banyak, tetapi produksi masih kurang," beber Magdalena.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Malinau, Endang Wertiningsih juga mengungkapkan target luas tanam jagung pihaknya mencapai 280 hektar dan dapat bertambah seiring berjalannya waktu.
"Kalau tidak berubah, tahun ini ditargetkan 280 hektar luas lahan tanam jagung di Dinas pertanian Malinau, namun biasanya akan dilihat dari perkembangannya seiring dengan berjalannya waktu di sepanjang tahun 2026 ini," tuturnya.
Melalui kegiatan ini diharapkan produksi jagung di daerah dapat meningkat, sehingga berdampak pada penguatan ketahanan pangan serta mendorong pertumbuhan ekonomi lebih merata di Kabupaten Malinau. (Dayat/sti)