Polres Malinau Petakan Potensi Kerawanan Selama Libur Idulfitri

  • 19 Mar 2026 08:38 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • Polres Malinau mengantisipasi kerawanan kriminal seperti pencopetan di bandara, pelabuhan, dan terminal.
  • Risiko kehilangan barang meningkat akibat masyarakat terburu-buru saat bepergian.
  • Potensi kebakaran rumah muncul karena kelalaian, seperti lupa mematikan kompor.
  • Operasi Ketupat Kayan 2026 digelar 13–25 Maret dengan enam pos pengamanan di titik strategis.

RRI.CO.ID, Malinau - Polres Malinau memetakan sejumlah potensi kerawanan selama libur Idulfitri 1447 Hijriah, terutama terkait keamanan masyarakat di titik keramaian. Pemetaan ini dilakukan seiring pelaksanaan Operasi Ketupat Kayan 2026 yang dimulai sejak Jumat (13/3/2026).

Kabag Ops Polres Malinau IPTU Mardiman menyebutkan, potensi kerawanan yang perlu diwaspadai masyarakat seperti pencurian atau pencopetan, kehilangan, hingga kebakaran. Ia menjelaskan, tindak kriminal seperti pencopetan berpotensi terjadi di lokasi mobilitas tinggi seperti bandara, pelabuhan, dan terminal.

“Kerawanan yang paling diantisipasi itu adanya tindak kriminal, seperti pencopetan yang bisa terjadi di bandara, pelabuhan, maupun terminal,” ujarnya belum lama ini.

Selain itu, potensi kehilangan barang juga menjadi perhatian aparat kepolisian. Kondisi masyarakat yang terburu-buru saat bepergian kerap membuat barang bawaan tidak terpantau dengan baik.

“Biasanya masyarakat kalau sudah mau berangkat itu buru-buru, sehingga kurang memperhatikan barang bawaannya, baik di dalam tas, pakaian, maupun handphone, sehingga berpotensi terjadi kehilangan,” katanya.

Kerawanan lainnya adalah potensi kebakaran akibat kelalaian masyarakat. Aktivitas memasak yang ditinggalkan tanpa pengawasan dinilai dapat memicu kebakaran rumah maupun lingkungan sekitar.

“Kemudian masyarakat terkadang kurang hati-hati, misalnya saat memasak lupa dimatikan, ini bisa menimbulkan potensi kebakaran,” ucapnya.

Ia mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan memastikan kondisi rumah aman sebelum bepergian. Hal ini penting agar perayaan Idulfitri dapat berjalan dengan aman dan nyaman bersama keluarga.

“Kami menghimbau kepada masyarakat agar betul-betul menjaga keamanan rumahnya, sehingga bisa menjalankan Hari Raya Idulfitri dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Sementara itu, Polres Malinau melaksanakan Operasi Ketupat Kayan 2026 sebagai bentuk pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri. Operasi ini digelar serentak di seluruh Indonesia hingga 25 Maret 2026.

Dalam pelaksanaannya, Polres Malinau menyiagakan enam pos di sejumlah lokasi strategis. Terdiri dari tiga pos pelayanan, dua pos pengamanan, dan satu pos terpadu.

“Pos pelayanan kita tempatkan di bandara, terminal, dan pelabuhan. Kemudian dua pos pengamanan berada di wilayah perbatasan Salap dan Sesua, serta satu pos terpadu di Mako Polres Malinau,” jelasnya.

Selain jalur transportasi, kepolisian juga fokus pada pengamanan aktivitas masyarakat selama Idulfitri. Sasaran pengamanan meliputi orang, barang, serta lokasi yang berpotensi menjadi pusat keramaian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....