Operasi Ketupat Kayan 2026 di Malinau Mulai Hari Ini
- 13 Mar 2026 13:41 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau - Polres Malinau mulai melaksanakan Operasi Ketupat Kayan 2026 sebagai operasi kemanusiaan pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Jumat (13/03/2026).
Operasi ini diawali dengan Apel Gelar Pasukan yang melibatkan unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya dalam memastikan kesiapan lintas sektoral pada Kamis (12/03/2026) sore.
Kabag Ops Polres Malinau, IPTU Mardiman, mengatakan pelaksanaan Operasi Ketupat dilakukan serentak di seluruh Indonesia. Jadwalnya 13-25 Maret 2026, guna memastikan keamanan masyarakat selama periode mudik lebaran.
“Operasi Ketupat ini dilaksanakan serentak seluruh Indonesia selama 13 hari. Polres Malinau menyiapkan kekuatan sebanyak 39 personel yang akan ditempatkan di sejumlah pos pelayanan dan pengamanan,” katanya, Jumat (13/03/2026).
Ia menjelaskan, Polres Malinau menyiagakan enam pos yang tersebar di beberapa lokasi strategis. Terdiri dari tiga pos pelayanan, dua pos pengamanan, dan satu pos terpadu.
“Pos pelayanan kita tempatkan di Bandara, Terminal, dan Pelabuhan. Kemudian dua pos pengamanan berada di wilayah perbatasan Salap dan Sesua, serta satu pos terpadu di Mako Polres Malinau,” ujarnya.
Selain mengamankan jalur transportasi, kepolisian juga fokus pada pengamanan aktivitas masyarakat selama momentum Idulfitri. Sasaran pengamanan mencakup orang, barang, serta tempat yang berpotensi menjadi titik keramaian.
Menurutnya, pengamanan dilakukan mulai dari keberangkatan masyarakat yang melakukan arus mudik, hingga saat arus balik setelah perayaan Idulfitri. “Kami mengamankan mobilitas masyarakat yang melaksanakan mudik maupun arus balik, termasuk pengamanan tempat ibadah saat pelaksanaan Salat Idulfitri,” jelas IPTU Mardiman.
Polres Malinau juga melakukan patroli di kawasan permukiman untuk mencegah tindak kriminalitas selama masyarakat meninggalkan rumah saat mudik.
Jalur Trans Kalimantan Utara (Kaltara) yang menghubungkan Nunukan, Sebuku, Sembakung, Lumbis hingga Malinau dan Tanjung Selor menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian pengamanan.
“Personel kami tempatkan di titik-titik strategis jalur Trans-Kaltara agar masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik dapat terlayani dengan baik dan perjalanan tetap aman,” tuturnya. (Ading/sti)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....