DPR RI dan Pemerintah Sepakati Target Pendapatan Negara 2027, Ini Besarannya!

  • 03 Sep 2026 08:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Komisi XI DPR RI dan pemerintah menyepakati pendapatan negara 2027 sebesar Rp3.426 triliun.
  • Perpajakan menjadi sumber terbesar dengan target Rp2.908 triliun.
  • Kesepakatan target anggaran dicapai bersama Kemenkeu, Bappenas, OJK, Danantara, serta Bank Indonesia.

RRI.CO.ID, Jakarta - Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menetapkan target pendapatan negara sebesar Rp3.426 triliun. Target fiskal tersebut disepakati bersama pemerintah dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.

Kesepakatan tersebut dicapai melalui rapat kerja bersama Kementerian Keuangan dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Lembaga lain yang terlibat mencakup Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), serta Bank Indonesia.

"Adapun kesepakatan bersama adalah jumlah yang sama, yaitu penerimaan perpajakan. Kemudian pajak Rp2.591,4 triliun, penerimaan kepabeanan dan cukai Rp316,6 triliun, PNBP Rp517,4 triliun, dan hibah Rp0,7 triliun," ujar Misbakhun dalam rapat kerja Komisi XI DPR RI bersama pemerintah dan lembaga di Jakarta, Rabu, 2 September 2026.

Penerimaan perpajakan menjadi penyumbang terbesar dengan target gabungan mencapai Rp2.908 triliun dari sektor pajak serta kepabeanan. Komponen Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) diproyeksikan menyumbang sebesar Rp517,4 triliun untuk mendukung postur pendapatan negara.

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menjelaskan optimalisasi pendapatan diarahkan pada perbaikan efektivitas pengumpulan pajak dan PNBP. Langkah penguatan sektor perpajakan diharapkan mampu memperluas basis penerimaan guna menopang kebutuhan pembiayaan pembangunan nasional.

Ia menegaskan bahwa peningkatan kapasitas fiskal menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keberlanjutan anggaran program pemerintah. Strategi fiskal ini dirancang secara terukur untuk menopang ketahanan APBN tahun anggaran 2027 mendatang.

"Ini dua item ini yang sudah disepakati dan sudah mendapatkan persetujuan barusan kami di dalam. Saya tawarkan kepada anggota, setuju? Dan kepada pemerintah? Setuju ya?" ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....