Pemerintah Targetkan Penurunan Kemiskinan hingga 6 Persen pada 2027

  • 02 Sep 2026 12:02 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah menargetkan tingkat kemiskinan turun menjadi 6 hingga 6,5 persen pada 2027.
  • Pertumbuhan ekonomi ditargetkan mencapai enam persen dengan investasi meningkat hingga tujuh persen.
  • RAPBN 2027 menetapkan pendapatan Rp3.496 triliun dan belanja Rp4.097,29 triliun.

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah menargetkan tingkat kemiskinan nasional berada pada rentang 6 hingga 6,5 persen pada 2027. Target tersebut menjadi bagian dari sasaran pembangunan pemerintah seiring upaya mendorong pertumbuhan ekonomi mencapai enam persen.

“Stabilitas dan pertumbuhan ekonomi yang solid yang didukung oleh kebijakan fiskal yang efektif. Hal ini menjadi faktor pendorong percepatan penurunan kemiskinan,” ujar Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam rapat bersama Komisi XI DPR RI, di Jakarta, Selasa, 1 September 2026.

Sebelumnya, Purbaya menyampaikan tingkat kemiskinan dan pengangguran Indonesia pada 2025 mengalami penurunan. Pada Agustus 2025, tingkat pengangguran tercatat 4,85 persen, turun dari 4,91 persen pada periode yang sama 2024.

Purbaya optimistis pertumbuhan ekonomi yang solid dapat mempercepat penurunan tingkat kemiskinan. Pemerintah juga menyiapkan kebijakan fiskal yang efektif untuk mendukung pencapaian sasaran tersebut.

Dalam kerangka kebijakan ekonomi 2027, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai enam persen. Untuk mencapai target tersebut, pertumbuhan investasi ditargetkan meningkat hingga tujuh persen melalui kolaborasi pemerintah, swasta, dan Danantara.

Purbaya menjelaskan investasi pemerintah akan berperan sebagai katalisator dalam mendorong aktivitas ekonomi nasional. Sementara itu, sektor swasta diharapkan menjadi motor utama penggerak investasi pada 2027.

Selain kemiskinan, pemerintah menetapkan sejumlah sasaran pembangunan lainnya dalam kebijakan ekonomi 2027. Tingkat pengangguran terbuka ditargetkan berada pada rentang 4,3 hingga 4,87 persen.

Pemerintah juga menargetkan rasio gini berada pada rentang 0,362 hingga 0,367. Sementara indeks modal manusia ditargetkan mencapai 0,575 pada 2027.

Untuk indikator makroekonomi, pertumbuhan ekonomi ditargetkan mencapai enam persen dengan inflasi dijaga pada level 2,5 persen. Suku bunga Surat Berharga Negara atau SBN tenor 10 tahun diperkirakan berada pada level 6,9 persen.

Pemerintah memperkirakan nilai tukar rupiah berada pada level Rp17.500 per dolar AS. Adapun asumsi harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) ditetapkan sebesar 75 dolar AS per barel.

Di sektor energi, lifting minyak bumi ditargetkan mencapai 612.500 barel per hari. Sementara lifting gas ditargetkan sebesar 954.000 barel setara minyak per hari.

Dalam RAPBN 2027, pendapatan negara direncanakan mencapai Rp3.496 triliun. Sementara belanja negara ditetapkan sebesar Rp4.097,29 triliun dengan defisit anggaran dijaga 2,40 persen terhadap PDB.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....