Indonesia Tandatangani Perjanjian Pendirian WAICO dengan 30 Negara
- 17 Jul 2026 13:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menandatangani dokumen pendirian Organisasi Kerjasama Kecerdasan Artifisial Global (WAICO)
- Penandatanganan dilakukan bersama perwakilan dari 30 negara lainnya di Shanghai, Tiongkok, Kamis, 16 Juli 2026
- Melalui wadah ini, Indonesia berkomitmen untuk berperan aktif menjembatani kesenjangan kemampuan teknologi secara global (bridging the AI divide)
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menandatangani dokumen pendirian Organisasi Kerjasama Kecerdasan Artifisial Global (WAICO). Penandatanganan dilakukan bersama perwakilan dari 30 negara lainnya di Shanghai, Tiongkok, Kamis, 16 Juli 2026.
"Penandatanganan dokumen perjanjian pendirian WAICO menjadi tonggak penting bagi kita semua. Melalui wadah ini, Indonesia berkomitmen untuk berperan aktif menjembatani kesenjangan kemampuan teknologi secara global (bridging the AI divide)," kata Menko Airlangga dalam pernyataan tertulisnya dari Shanghai.
Menurutnya, kehadiran perwakilan Pemerintah negara sahabat menegaskan visi yang sama terkait pemanfaatan kecerdasan buatan (AI). "Penggunaan AI harus dikelola agar lebih aman (safe), tepercaya (trustworthy), dan beretika (ethical),” ucapnya.
Diantara negara yang hadir adalah Brazil, Rusia, Malaysia, dan Afrika Selatan. Keikutsertaan Indonesia dalam deklarasi WAICO atas arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Terbatas pada 13 Juli 2026.
"Penandatanganan ini sebagai wujud nyata komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama internasional dalam pengembangan dan tata kelola AI. WAICO menjadi organisasi internasional antar Pemerintah yang independen dan berfokus pada kerja sama AI di ranah sipil secara inklusif dan non diskriminatif," ujar Menko Airlangga.
Kehadiran Indonesia, kata Airlangga, untuk memastikan arah pengembangan tata kelola AI global tetap berpusat pada manusia. Sekaligus memberikan manfaat yang setara bagi seluruh negara, khususnya negara-negara berkembang untuk kemajuan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi.
Penandatanganan pendirian WAICO dilakukan dalam rangkaian kegiatan konferensi World Artificial Intelligence Conference (WAIC0) 2026. Sebelum penandatanganan dilakukan pertemuan dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping dan Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....