Kinerja Positif, Industri Pengolahan jadi Penopang Ekonomi Nasional
- 08 Jun 2026 13:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan industri pengolahan terus menunjukkan kinerja positif dan konsisten.
- Kinerja tersebut tetap terjaga di tengah dinamika serta ketidakpastian ekonomi global.
- Agus menegaskan industri pengolahan memiliki peran strategis sebagai penggerak utama perekonomian nasional.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan sektor industri pengolahan Indonesia terus menunjukkan kinerja positif dan konsisten. Kinerja tersebut tetap terjaga di tengah dinamika serta ketidakpastian global yang masih berlangsung.
Menurut Agus, industri pengolahan memiliki peran strategis sebagai penggerak utama perekonomian nasional. Sektor ini berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, penciptaan nilai tambah, penyerapan tenaga kerja, dan peningkatan ekspor nasional.
“Sektor industri pengolahan di Indonesia hingga saat ini terus menunjukkan kinerja yang positif. Ppositifnya konsisten di tengah-tengah dinamika yang begitu uncertainty yang ada,” ujar Agus dalam Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 8 Juni 2026.
Agus menjelaskan ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,61 persen. Dalam capaian tersebut, industri pengolahan tumbuh sebesar 5,04 persen.
Pertumbuhan industri pengolahan itu lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 4,55 persen. Agus mengungkapkan, industri pengolahan juga menjadi sumber pertumbuhan tertinggi bagi perekonomian nasional sebesar 1,03 persen.
Sementara itu, Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay berharap Kemenperin menghadirkan inovasi menghadapi situasi geopolitik global. Menurutnya, kondisi global dapat memengaruhi pergerakan nilai tukar dolar Amerika Serikat.
Ia menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian dalam penyusunan kebijakan sektor industri nasional. Karena itu, Kemenperin diharapkan memiliki langkah yang tepat menghadapi tantangan tersebut.
“Jangan sampai dengan situasi politik global seperti sekarang, menyebabkan orang yang punya uang malah justru ambil uangnya. Beli dolar yang menyebabkan dolarnya jadi langka,” ujar Saleh.
Saleh mengatakan, Menperin perlu menjelaskan potret dan arah pengembangan sektor industri nasional ke depan. Penjelasan tersebut diperlukan agar DPR memahami langkah yang akan diambil pemerintah.
Menurutnya, kemajuan sektor industri menjadi salah satu penanda kekuatan sebuah negara. Karena itu, Indonesia perlu terus memperkuat basis ekonominya melalui pengembangan industri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....