Mitra Dagang Potensial, Kemendag Perkuat Produk RI di Arab Saudi

  • 04 Jun 2026 12:13 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Arab Saudi menjadi salah satu mitra dagang potensial Indonesia untuk produk makanan, minuman, barang konsumsi, serta kebutuhan haji dan umrah.
  • Kementerian Perdagangan melalui ITPC Jeddah terus memperkuat penetrasi produk Indonesia di pasar Arab Saudi.
  • Kepala ITPC Jeddah Bagas Haryotejo menyebut permintaan terhadap produk Indonesia masih cukup tinggi.

RRI.CO.ID, Jeddah - Arab Saudi menjadi salah satu mitra dagang Indonesia untuk produk makanan minuman, barang konsumsi, kebutuhan haji dan umrah. Kepala Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Jeddah Bagas Haryotejo mengatakan Kementerian Perdagangan bersinergi memperkuat penetrasi produk Indonesia.

Menurut Bagas, permintaan terhadap produk Indonesia di Arab Saudi masih cukup tinggi. Karena itu, ITPC Jeddah terus memperluas jejaring bisnis melalui berbagai kegiatan promosi perdagangan.

"Permintaan terhadap produk Indonesia di Arab Saudi cukup tinggi. Kami berupaya menjaga promosi dan memperluas jejaring bisnis melalui business matching, pameran dagang, dan promosi kepada buyer potensial," ujar Bagas di Jeddah, Kamis, 4 Juni 2026.

Bagas mengatakan rangkaian promosi sejak awal 2026 telah menghasilkan sejumlah capaian perdagangan. Capaian tersebut meliputi kontrak pembelian makanan ringan serta penjajakan pembelian ikan kaleng, produk konsumen, dan produk tempe.

Selain itu, pameran National Consumer Industries Exhibition (CONSMIX) di Jeddah mencatat transaksi langsung sebesar Rp168 juta. Pameran tersebut berlangsung pada 5-17 Februari 2026.

"Capaian ini merefleksikan daya saing dan minat masyarakat Arab Saudi terhadap produk Indonesia. Kami akan mengawal komitmen dagang dan penjajakan yang sudah berjalan ini agar dapat berlanjut menjadi kontrak jangka panjang yang stabil," kata Bagas.

Pada April 2026, ITPC Jeddah juga memfasilitasi kesepakatan dagang komoditas cengkeh. Nilai kesepakatan tersebut mencapai Rp252 juta antara PT Navva Nusantara Commodities dan Mandoub Saud Ghazi Al Masudi.

Bagas mengatakan ITPC Jeddah akan memfokuskan strategi promosi pada semester kedua 2026. Strategi tersebut dilakukan melalui pendekatan yang lebih dekat kepada konsumen akhir.

Program itu akan diwujudkan melalui kegiatan In-Store Promotion di sejumlah swalayan modern di Jeddah. ITPC Jeddah juga akan memperkuat kolaborasi dengan distributor lokal.

"Pendekatan promosi yang lebih dekat dengan konsumen akhir menjadi penting. Agar produk Indonesia dikenal sesuai dengan preferensi pasar Arab Saudi," ucap Bagas.

Selain itu, upaya peningkatan ekspor akan diperkuat melalui Resepsi Diplomatik bertajuk Road to Trade Expo Indonesia ke-41. Kegiatan tersebut dirancang untuk menjaring buyer potensial asal Arab Saudi.

"Kami ingin memberikan gambaran langsung kepada para pelaku usaha Arab Saudi mengenai skala, kualitas, dan potensi komoditas yang akan dipamerkan. Melalui langkah ini, kami berharap dapat mendorong partisipasi buyer Arab Saudi pada TEI 2026," ujar Bagas.

Sementara itu, Konsul Jenderal RI Jeddah Yusron Ambary menyambut baik sinergi promosi dan diplomasi perdagangan tersebut. Menurutnya, kolaborasi yang konsisten efektif membuka peluang pasar baru bagi produk unggulan Indonesia.

"Sinergi promosi dan diplomasi perdagangan ini sangat efektif dalam membuka peluang pasar baru bagi produk-produk unggulan Indonesia. Kami berharap kolaborasi ini dapat mendorong para pelaku usaha Indonesia untuk berkembang dan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan nilai ekspor nasional," ujar Yusron.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....