Menperin Sambut Positif Arahan Presiden Prabowo Percepat Industrialisasi
- 21 Mei 2026 12:23 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita menyambut positif arahan Presiden Prabowo untuk mempercepat industrialisasi nasional.
- Kemenperin mendorong pengembangan industri berbasis sumber daya alam dan hilirisasi bernilai tambah tinggi.
- Pemerintah memperkuat kebijakan pro-industri melalui TKDN, P3DN, hilirisasi, dan pengembangan SDM industri.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyambut positif pidato Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan pentingnya percepatan industrialisasi nasional. Presiden menekankan Indonesia harus mampu memproduksi sendiri berbagai kebutuhan strategis, mulai dari kendaraan hingga produk elektronik.
Pemerintah juga terus memperkuat kapasitas manufaktur nasional agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar produk impor. Menperin mengatakan arahan Presiden tersebut sejalan dengan Strategi Baru Industrialisasi Nasional yang disiapkan Kementerian Perindustrian (Kemenperin).
“Pidato Bapak Presiden menjadi penegasan bahwa industrialisasi adalah jalan utama untuk menuju kemandirian ekonomi nasional. Indonesia tidak boleh hanya menjadi konsumen, tetapi harus menjadi negara produsen yang memiliki kemampuan manufaktur kuat dan berdaya saing global,” kata Agus dalam keterangan yang dikutip RRI, Kamis, 21 Mei 2026.
Kemenperin mengarahkan pengembangan industri nasional pada pemanfaatan sumber daya alam domestik. Pemerintah mendorong pengolahan komoditas menjadi produk turunan bernilai tambah tinggi.
Menperin menilai penguatan industri dari hulu hingga hilir dapat memperkuat rantai pasok nasional. Menurutnya, posisi Indonesia sebagai produsen nikel besar dunia dapat mendukung pengembangan industri baterai dan komponen otomotif.
“Bagus sekali arahan dari Bapak Presiden, karena memang itu yang menjadi harapan kita. Jadi, sekarang industrialisasinya harus kita kembangkan yang berbasis sumber daya alam,” ujar Agus.
Agus mengatakan target produksi mobil nasional sejalan dengan agenda industrialisasi yang sedang diperkuat pemerintah. Menurutnya, hilirisasi mineral dapat mendukung pengembangan industri baterai dan komponen otomotif nasional.
Menperin menilai arahan Prabowo Subianto dapat memperkuat optimisme pelaku industri nasional dalam menghadapi tantangan global. Ia juga menyebut sektor manufaktur selama ini menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional.
“Jadi saya kira bagus sekali apa yang disampaikan oleh Bapak Presiden, dan itu akan menambah kekuatan dari semangat dari para industri-industri yang ada di Indonesia untuk bergerak cepat. Untuk bisa menjawab challenge yang telah disampaikan kepada pemerintah maupun para pelaku industri,” ucap Agus.
Agus mengatakan industri pengolahan nonmigas tumbuh 5,04 persen pada triwulan I 2026. Sektor tersebut juga memberikan kontribusi terbesar terhadap PDB nasional sebesar 19,07 persen.
Kontribusi sektor manufaktur terhadap pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 1,03 persen. Angka tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan sektor lainnya.
Pemerintah juga terus memperkuat kebijakan pro-industri melalui program P3DN, penguatan TKDN, hilirisasi industri, serta pengembangan SDM industri. Dukungan pembiayaan dan investasi bagi sektor manufaktur juga terus ditingkatkan.
Kemenperin menilai penguatan industrialisasi nasional dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Pemerintah juga mendorong sinergi berbagai pihak untuk memperkuat daya saing industri nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....