Menkeu Pastikan APBN Aman, Defisit Tetap di Bawah 3 Persen

  • 19 Mar 2026 21:42 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap dalam keadaan aman
  • Purbaya memastikan pemerintah berkomitmen menjaga defisit anggaran dibawah tiga persen.
  • Pemerintah memperhitungkan efisiensi anggaran, termasuk opsi pemangkasan belanja hingga 10 persen tanpa mengganggu stabilitas fiskal

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap dalam keadaan aman. Purbaya memastikan pemerintah berkomitmen menjaga defisit anggaran di bawah tiga persen.

"Aman itu. Saya kira nggak akan tembus 3 persen dari PDB," ujar Purbaya usai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto dan jajaran menteri ekonomi di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 19 Maret 2026.

Ia menjelaskan pemerintah juga telah memperhitungkan berbagai skenario efisiensi anggaran. Salah satunya termasuk opsi pemangkasan belanja hingga 10 persen tanpa mengganggu stabilitas fiskal.

"Ditanya kondisi anggaran gimana, saya bilang aman dengan beberapa action, jadi 10 persen pangkas nggak ada masalah. Tapi nanti akan diumumkan dalam waktu nggak terlalu lama langkah-langkah yang pasti akan diambil pengelolaan anggaran ke depan," kata Purbaya.

Purbaya menegaskan keyakinannya bahwa target tersebut dapat dicapai melalui pengelolaan fiskal yang disiplin. Pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif untuk menjaga keseimbangan anggaran.

Terkait kemungkinan penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu), Purbaya belum memberikan kepastian. Namun, ia menegaskan seluruh opsi kebijakan telah dihitung secara matang oleh pemerintah.

"Jangan dibilang gitu ya. Udah kita hitung, kita siapin semua," katanya singkat.

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut target defisit tersebut dicapai melalui kebijakan efisiensi di berbagai kementerian dan lembaga. Langkah ini telah dibahas dalam sidang kabinet dan dikoordinasikan bersama kementerian teknis terkait.

"Sesuai dengan arahan pada saat sidang kabinet paripurna dan dirapatkan dengan kementerian teknis, dilakukan efisiensi dari berbagai K/L. Dengan efisiensi berbagai K/L itu, defisit 3 persen bisa dijaga," ujar Airlangga.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....