Arahan Presiden: Pejabat Negara Harus Jadi Contoh Penerapan Efisiensi Anggaran

  • 18 Mar 2026 07:52 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait efisiensi anggaran
  • Penghematan anggaran dampak eskalasi Timur-Tengah

RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menegaskan para pejabat negara harus menjadi contoh dalam penerapan penghematan anggaran. Menurut dia, hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Kabinet Paripurna, Jumat 13 Maret 2026.

“Kepala Negara menginginkan adanya penerapan efisiensi pada jajaran pemerintahan,” ujarnya, Selasa 17 Maret 2026. Tujuannya untuk menekan pembengkakan penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Apalagi, lanjut dia, pemerintah harus mempersiapkan ketahanan anggaran negara di tengah eskalasi ketegangan di Timur Tengah saat ini. “Mari kita memaknai arahan Bapak Presiden dengan menjadikan ini sebagai pelajaran untuk mengefisienkan diri,” ucapnya.

Mensesneg menambahkan penghematan anggaran dapat dilakukan melalui berbagai cara. Misalnya dengan menghemat penggunaan BBM dan beralih dari menggunakan kendaraan dinas kepada transportasi umum.

"Banyak yang bisa dilakukan untuk mengurangi konsumsi BBM,” katanya menegaskan. “Misalnya bagaimana bermigrasi ke transportasi publik, serta mengurangi atau membatasi pemakaian kendaraan dinas, plat merah."

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya pada Sidang Kabinet Paripurna mengatakan penghematan harus segera dilakukan di tengah eskalasi geopolitik global. Di antaranya melalui penerapan kebijakan work from home (WFH), mengurangi biaya operasional lainnya, hingga pemotongan gaji pejabat.

Kepala Negara menegaskan penerapan kebijakan itu perlu dilakukan sebagai langkah antisipasi eskalasi ketegangan global yang berkepanjangan. Presiden meyaknini dengan kebijakan tersebut, ekonomi Indonesia akan kokoh menghadapi tantangan dinamika global ke depan.

“Umpamanya beberapa aparatur sipil negara (ASN) dan pejabat tidak usah ke kantor,” ujarnya. Menurut Presiden hal ini akan mengurangi macet dan menghasilkan penghematan besar-besaran.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....