Bahlil: Perusahaan Tambang Batu Bara Wajib Prioritaskan Kebutuhan Domestik
- 15 Mar 2026 09:06 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Perusahaan tambang batu bara diwajibkan memprioritaskan pemenuhan kebutuhan pasar domestik terlebih dahulu sebelum mengekspornya ke luar negeri. Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan terjaminnya pasokan energi di dalam negeri, terutama untuk kebutuhan pembangkit tenaga listrik.
Demikian disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, Jumat 13 Maret 2026 di Jakarta. Menurut dia, hal ini berlaku bagi perusahaan-perusahaan yang telah memperoleh persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).
“Kalau kebutuhan nasional belum tercukupi, kami tidak akan mengeluarkan izin ekspor,” katanya. Bahlil menegaskan ini sudah menjadi orientasi pemerintah untuk memenuhi kebutuhan batu bara di dalam negeri.
Menteri menambahkan dirinya telah menyiapkan Kepmen (Keputusan Menteri) terkait domestic market obligation (DMO) atau kewajiban memenuhi pasar dalam negeri. “Kami telah menyiapkan Kepmen terkait hal itu,” ujarnya.
Bahlil menegaskan ini bukan berarti melarang perusahaan untuk mengekspor tetapi harus terlebih dahulu memenuhi pasokan dalam negeri. “Ini karena batu bara itu barang milik negara, bukan barang milik perusahaan,” ujarnya.
Bahlil menyebut ketersediaan batu bara bagi pembangkit listrik saat ini masih berada pada tingkat aman. Cadangan batu bara untuk pembangkit milik PLN maupun swasta masih di atas batas minimum operasional.
Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan ketahanan energi nasional tetap terjaga. “Pasokan listrik bagi masyarakat dan sektor industri dinilai masih stabil meski pasar energi global bergejolak,” ucapnya.
Selain batu bara, pemerintah juga memastikan ketersediaan energi lain tetap aman menjelang Idulfitri. Pasokan LPG dan bahan bakar minyak, misalnya, disebut masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Bahlil menegaskan pemerintah akan terus memantau perkembangan pasokan energi nasional. “Kami ingin kebutuhan energi tetap terpenuhi saat konsumsi meningkat pada periode Lebaran,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....