Swiss-Belinn Panakkukang Perkuat Dukungan terhadap Pariwisata Ramah Muslim

  • 29 Jul 2026 10:03 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Industri perhotelan di Kota Makassar terus menunjukkan dukungannya terhadap pengembangan pariwisata ramah muslim. Salah satunya dilakukan Swiss-Belinn Panakkukang Makassar dengan menerapkan berbagai kebijakan yang mengacu pada prinsip halal dan syariah dalam operasional hotel. Marcomm Executive Swiss-Belinn Panakkukang Makassar, Ikhtiara Mahreta, mengatakan komitmen tersebut telah dijalankan sejak tahun lalu.

Menurutnya, langkah awal yang dilakukan adalah menghilangkan seluruh minuman beralkohol dari lingkungan hotel. "Yang pertama sebenarnya terkait pariwisata ramah muslim, kita sudah mendukung sejak tahun lalu. Kita sudah meniadakan minuman beralkohol di hotel sehingga seluruh makanan dan minuman yang dijual di area restoran bersifat halal," kata Ikhtiara, Selasa, 28 Juli 2026.

Ia menjelaskan, selain tidak lagi menyediakan minuman beralkohol, Swiss-Belinn Panakkukang juga telah mengantongi sertifikasi halal. Sertifikasi tersebut mencakup layanan restoran, lounge, hingga pelayanan makanan dan minuman di kamar hotel. Ikhtiara menambahkan pihak hotel turut memperketat penggunaan peralatan makan dan minum yang dipinjam oleh tamu. Setiap permintaan penggunaan peralatan akan diverifikasi untuk memastikan hanya digunakan bagi makanan dan minuman yang halal. "Kalau nonhalal itu kita otomatis tidak terima. Jadi pure harus makanan halal semua, termasuk gelasnya juga kita konfirmasi untuk minuman jenis apa," ujarnya.

Selain layanan makanan dan minuman, hotel juga berupaya menghadirkan suasana menginap yang nyaman dan sesuai prinsip syariah. Menurut Ikhtiara, berbagai fasilitas disiapkan agar terbebas dari hal-hal yang bertentangan dengan nilai-nilai syariah serta memberikan kenyamanan bagi seluruh tamu.

Ia berharap penerapan standar halal dan prinsip syariah tersebut dapat meningkatkan kepercayaan wisatawan, khususnya wisatawan muslim, yang berkunjung ke Makassar. Langkah tersebut juga diharapkan dapat mendukung penguatan ekosistem pariwisata ramah muslim di Sulawesi Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....