Maccera Tasi, Tradisi Syukur Nelayan Pesisir

  • 22 Jun 2026 22:19 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Tradisi Maccera Tasi merupakan salah satu warisan budaya masyarakat pesisir Sulawesi Selatan. Ritual ini dilaksanakan sebagai ungkapan syukur atas hasil laut yang diperoleh nelayan.

Maccera Tasi secara turun-temurun dijalankan oleh masyarakat Bugis dan beberapa komunitas pesisir lainnya. Selain rasa syukur, tradisi ini juga menjadi doa bersama untuk keselamatan nelayan saat melaut.

Tradisi Maccera Tasi di wilayah Luwu telah mengalami penyesuaian dengan nilai-nilai Islam. Ritual tersebut kini diisi dengan doa bersama dan simbol keagamaan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan.

Berdasarkan sumber dari jurnal Heritage of Nusantara Kementerian Agama, Maccera Tasi dipandang sebagai sarana mempererat hubungan sosial masyarakat pesisir. Tradisi ini juga menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan laut melalui berbagai simbol pelestarian alam.

Pelaksanaan Maccera Tasi biasanya melibatkan tokoh adat, tokoh agama, pemerintah, dan masyarakat setempat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan kuatnya nilai kebersamaan dalam kehidupan masyarakat pesisir.

Maccera Tasi merupakan ritual syukur laut yang masih dijaga keberlangsungannya oleh masyarakat Bugis pesisir. Tradisi ini menjadi identitas budaya yang memperkuat hubungan masyarakat dengan laut sebagai sumber penghidupan.

Sementara itu, berdasarkan sumber dari Jurnal Penelitian Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Maccera Tasi juga memberikan dampak sosial dan ekonomi. Tradisi tersebut mampu menarik perhatian pengunjung serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Di tengah perkembangan zaman, Maccera Tasi tetap menjadi simbol kearifan lokal masyarakat Sulawesi Selatan. Tradisi ini mengajarkan pentingnya rasa syukur, kebersamaan, serta penghormatan terhadap alam laut yang menopang kehidupan nelayan.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....